Jambitv.co, Jambi – Upaya menekan peredaran narkotika di Provinsi Jambi terbilang sukses dan berhasil dengan baik. Bahkan, upaya semua pihak dalam menekan peredaran narkotika di Jambi ini mendapat apresiasi langsung dari Kepala Badan Narkotika Nasional, Komisaris Jenderal Polisi Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M.
Dalam Lawatannya ke Jambi pada Kamis Siang 3 Agustus 2023, Kepala BNN Petrus Reinhard Golose mengatakan, Jambi berhasil menekan peredaran narkoba dari tahun 2019 yang menduduki peringkat 4 Nasional, sekarang berhasil turun jauh ke peringkat 26. “Komitmen dari Provinsi Jambi ini luar biasa. Jambi tahun 2019 peringkat 4 Nasional prevalensi nomor 4 tertinggi di Indonesia. Sekarang turun menjadi nomor 26, berarti luar biasa Pak Gubernur bersama-sama dengan jajaran BNNP, Pak Kapolda. Saya sebagai Kepala BNN yang mendapat mandat dari Presiden, sangat apresiasi dengan apa yang dilakukan, karena kita lihat dari rangking 4 Jambi turun ke rangking 26,” ujar Komisaris Jenderal Polisi Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M, Kepala Badan Narkotika Nasional. Lebih lanjut, Petrus Reinhard Golose menjelaskan, saat ini kita harus selalu waspada dengan berbagai macam perkembangan jenis narkotika. Di dunia, saat ini terdeteksi ada 1.212 jenis narkotika yang beredar. Sementara yang telah masuk ke Indonesia, baru terdeteksi 92 jenis narkotika. “Sekarang yang beredar di Dunia sekarang 1.212 jenis narkoba, namanya new psikoaktif substances, dan yang masuk ke Indonesia ini yang kita bisa deteksi ada 92. Jadi kita lihat bahwa masalah ini akan merebak, disamping aparat kita dengan luar biasa menekan peredaran narkotika ini, tapi scientist lain yang cara berfikirnya juga terbalik mereka juga membuat rumus-rumus kimia baru yang tidak terdeteksi, yang belum masuk dalam Undang Undang kit,” beber Kepala BNN. BACA JUGA:Pengedar Narkoba Simpan Sabu di Dalam Piala Azan Anak Untuk, Petrus berharap bantuan dari semua pihak untuk bersama menekan peredaran narkotika ini. Mengingat narkotika tidak lagi mengenal batas usia. Narkoba sudah digunakan oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak, perempuan dan orang tua. “Jadi bukan hanya hard narkotika yang kita kenal bersama, tetapi sekarang juga beredar new psikoaktif substances, dimana anak-anak juga menggunakan, perempuan juga menggunakan itu, orang tua juga menggunakan itu, jadi tidak mengenal batas usia, sehingga harus kita lakukan secara bersama,” pungkas Dr. Drs. Petrus Reinhard Golose, M.M. BACA JUGA:Gerebek Pulau Pandan, Polisi Tangkap 9 Orang Tersangka Narkoba, Basecamp di BakarDari Peringkat 4 Nasional, Jambi Berhasil Turun ke Peringkat 26 Penyalahgunaan Narkotika
Kamis 03-08-2023,15:22 WIB
Reporter : Ade Putra
Editor : Ade Putra
Kategori :
Terkait
Rabu 09-08-2023,08:02 WIB
Beli Sabu di Tebo Minimal Bayar Uang Muka Rp 10 Juta ke Pengedar
Selasa 08-08-2023,08:57 WIB
Pengedar Narkoba Simpan Sabu di Atap Sekolah Dasar
Selasa 08-08-2023,08:40 WIB
Polresta Jambi Ringkus 10 Tersangka Sabu, Dengan BB Mencapai Rp 2 Miliar
Kamis 03-08-2023,15:22 WIB
Dari Peringkat 4 Nasional, Jambi Berhasil Turun ke Peringkat 26 Penyalahgunaan Narkotika
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,20:31 WIB
Lomba Pacu Biduk Di Undur Pada Hari Kerja, Masyarakat Sampaikan Kekecewaan
Sabtu 28-03-2026,18:20 WIB
1.157 Orang Balita di Batang Hari Terindikasi Stunting
Terkini
Sabtu 28-03-2026,20:31 WIB
Lomba Pacu Biduk Di Undur Pada Hari Kerja, Masyarakat Sampaikan Kekecewaan
Sabtu 28-03-2026,18:20 WIB
1.157 Orang Balita di Batang Hari Terindikasi Stunting
Sabtu 28-03-2026,13:59 WIB
Bermodal Rayuan Melalui Medsos, Pelaku Setubuhi Anak 16 Tahun
Sabtu 28-03-2026,10:04 WIB
Tinjau Pintu Air, Wali Kota Jambi Tegaskan Penguatan Kolaborasi dan Kesadaran Lingkungan
Sabtu 28-03-2026,10:02 WIB