Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim Dikebut, Target Rampung Juni 2024

Jumat 30-01-2026,10:11 WIB
Reporter : Wahyu
Editor : Suci Mahayanti

MUARASABAK, JAMBITV.CO – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) terus dikebut. Proyek ini mengalami penambahan signifikan jumlah tiang pancang, dari rencana awal sekitar 1.200 titik menjadi lebih dari 2.000 titik, menyesuaikan dengan kondisi kontur tanah yang membutuhkan penanganan khusus.

Kedalaman tiang pancang bahkan mencapai hingga 24 meter, sehingga pelaksanaan pekerjaan struktur menjadi tantangan tersendiri. Saat ini, tiga unit alat pancang jenis drop hammer telah beroperasi di lokasi pembangunan.

Pemancangan telah dilakukan di sejumlah bangunan utama, seperti dapur, asrama guru, dan mushola. Di beberapa titik, tulangan kolom bangunan juga sudah mulai terlihat berdiri, menandakan pekerjaan struktur telah berjalan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Marcel, mengatakan progres keuangan pembangunan Sekolah Rakyat telah mencapai 8,81 persen. Sementara itu, progres fisik keseluruhan untuk dua lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjabtim berada di angka 8,84 persen.

BACA JUGA:Peringkat 1 Nasional, Pemprov Jambi Raih Opini Tertinggi Ombudsman RI Tanpa Temuan Maladministrasi

“Proyek ini sudah memasuki tahap krusial. Kami meminta penyedia jasa untuk melakukan percepatan, baik dengan penambahan satu unit alat pancang, penambahan tenaga kerja, maupun penambahan jam kerja melalui sistem lembur dan pembagian shift,” ujar Marcel.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak menargetkan penyelesaian proyek hingga bulan Juli. Pembangunan Sekolah Rakyat ini ditargetkan rampung lebih cepat, yakni pada Juni 2024.

Menurut Marcel, kondisi tanah di wilayah Tanjabtim berbeda dengan daerah perkotaan. Kedalaman tiang pancang menjadi tantangan utama yang membutuhkan metode pengerjaan khusus agar struktur bangunan dapat berdiri dengan aman dan kuat.

Dari sisi tenaga kerja, sekitar 90 persen pekerja saat ini masih berasal dari luar daerah, sementara 10 persen merupakan tenaga kerja lokal. Namun, pihak pelaksana berkomitmen akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, terutama pada tahap pekerjaan finishing.

Saat ini, fokus pembangunan masih pada pekerjaan struktur. Selanjutnya, pekerjaan arsitektur akan menyusul, dengan tahap finishing direncanakan mulai dominan pada Mei mendatang. Seluruh pekerjaan pondasi, termasuk pemasangan lebih dari 2.000 tiang pancang, ditargetkan rampung pada Maret 2024.

Pembangunan Sekolah Rakyat ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan dan menjadi sarana pendidikan yang layak bagi masyarakat Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Kategori :