Pimpinan rapat evaluasi pembangunan jalan khusus batubara. Al Haris Minta Semua Pihak Satu Komitmen

Selasa 27-01-2026,12:13 WIB
Reporter : Admin
Editor : Admin

KOTA JAMBI-Pemerintah Provinsi Jambi terus mengakselerasi pembangunan jalan khusus batubara (hauling road) dengan melibatkan berbagai pihak lintas sektor. Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi angkutan batubara dari area tambang hingga lokasi penampungan akhir berjalan lancar tanpa mengganggu kepentingan masyarakat.

Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa pembangunan jalan khusus batubara merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dituntaskan demi kepentingan umum. Ia menargetkan seluruh ruas hauling road dapat difungsikan secara penuh pada tahun 2026.

“Ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Kita duduk bersama untuk mempercepat prosesnya demi kepentingan masyarakat luas. Tahun 2026 harus bisa difungsikan seluruhnya. Semua hambatan kita petakan dan kita selesaikan bersama,” ujar Al Haris.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Al haris saat memimpin rapat evaluasi percepatan pembangunan jalan khusus batubara yang digelar pada Senin malam (26/01/2026). Menurutnya, dengan komitmen dan kesamaan persepsi dari seluruh pemangku kepentingan, proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Al Haris juga meminta para pengembang jalan khusus agar lebih aktif berkoordinasi dengan instansi terkait. Ia menegaskan bahwa pembangunan hauling road bukan lagi sekadar alternatif, melainkan kewajiban yang harus diwujudkan.

“Kita terus bergerak. Kalau masih ada persoalan pembebasan lahan, kita selesaikan bersama. Hadir di sini para bupati dan perwakilan daerah, sehingga penyelesaiannya bisa dilakukan secara kolektif,” tegasnya.

Keseriusan Pemprov Jambi, lanjut Al Haris, ditunjukkan melalui pelibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga DPRD. Sinergi ini diharapkan mampu mengurai berbagai persoalan, seperti pembebasan lahan, tumpang tindih sertifikat, hingga adanya penolakan dari sebagian masyarakat.

Menurutnya, permasalahan tersebut harus segera diselesaikan mengingat sektor batubara memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pendapatan negara. (Fan)

 

Tags :
Kategori :

Terkait