DPKPP Kota Sungai Penuh Gelar Rakor Percepat Swasembada Pangan berbasis PM-AAS

DPKPP Kota Sungai Penuh Gelar Rakor Percepat Swasembada Pangan berbasis PM-AAS

DPKPP Kota Sungai Penuh Gelar Rakor Percepat Swasembada Pangan berbasis PM-AAS-Dewi Wilona-Jambitv.co

SUNGAIPENUH, JAMBITV.CO – Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Sungai Penuh Provinsi Jambi DPKPP menggelar Rakor Percepat Swasembada Pangan dengan Berbasis Pertanian Moderen – Advanced Agricultural Sytem pada Kamis 27/08.

Acara dibuka oleh Walikota Sungai Penuh diwakili Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh , Alpian, Rapat Koordinasi bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) lingkup Kota Sungai Penuh di Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Sungai Penuh .

Rakor ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan Program percepatan Swasembada Pangan yang telah berjalan di  Kota Sungai Penuh, serta merumuskan Langkah-Langkah Strategis untuk Pengembangannya di masa depan termasuk dalam hal pelaporan kegiatan LTT kedalam Aplikasi setiap hari.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Sungai Penuh H. Suarman, MM menyampaikan bahwa Swasembada Pangan suatu tujuan yang dapat segera tercapai dengan strategi yang tepat. Sektor pertanian adalah tulang Punggung Ekonomi Bangsa, dan kita membutuhkan Tenaga Kerja yang Kompeten dan siap menghadapi tantangan Global.

BACA JUGA:DPRD Kota Sungai Penuh Gelar Rapat Kerja Bahas Laporan Hasil Pembahasan KUA-PPAS 2027

“ Kami mendorong Penyuluh dan Petani untuk melakukan percepatan LTT, agar penyuluh bersama-sama merapatkan barisan dalam melaporkan laporan kegiatan dilapangan ke dalam aplikasi e-Pusluh. GALUH LTT meliputi percepatan LTT, pengawalan dan pengoptimalisasikan Brigade Pangan (BP), akselarasi program Kementan dan melaporkan Laporan ke e-Pusluh,” Jelasnya.

Lebih lanjut, Sesuai Inpres Nomor 3 Tahun 2025 tentang Pendayagunaan Penyuluh Pertanian dalam Rangka Percepatan Swasembada Pangan. Dalam Inpres dibahas akan ada pengalihan Penyuluh Pertanian ke Pusat, oleh sebab itu nantinya penyuluh akan dinilai berdasarkan kinerjanya di LTT.

Ia berharap Koordinator Penyuluh harus memiliki target dan targetnya dibagi-bagi kepanya penyuluh. Dalam targetnya harus ada program khusus untuk Tanaman Padi dengan mendorong anak-anak milenial tertarik dengan dunia pertanian.

Pemkot berkomitmen untuk mengawal kegiatan ini agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai dan ketahanan pangan akan terwujud. Selain itu, ia juga akan berkordinasi terus dengan Dinas Pertanian Provinsi untuk pendataan sehingga tidak ada seliish data yang dilaporkan.

Rapat ini dihadiri langsung oleh Sekda Alpian, Waka Polres Kerinci, Kasdim 0417 Kerinci, Kepala Dinas PKPP Kota Sungai Penuh, Kabid Pertanian, Koordinator Balai Penyuluhan dan Ka. UPT.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: