Kasus Karhutla Terus Meningkat, DLH Ingatkan Berdampak Pada Memburuknya Kualitas Udara Di Sarolangun
Kadis DLH Sarolangun Kurniawan, Saat di wawancarai --
Jambitv.co, Kabupaten Sarolangun - Kasus Karhutla Di Kabupaten Sarolangun yang terus meningkat, harus menjadi perhatian serius, Dinas Lingkungan Hidup sendiri ingatkan memburuknya kualitas udara di Sarolangun yang nantinya akan terjadi.
Hal ini di katakan langsung oleh kepala dinas Lingkungan Hidup Sarolangun Kurniawan, saat di temui beberapa waktu lalu, yang mana dampak kemarau dan kebakaran hutan sendiri saat ini membuat kualitas udara di Sarolangun berada di angka 80, 50 atau sudah masuk dalam katagori sedang, meskipun secara kesehatan masih aman untuk di hirup oleh masyarakat secara langsung.
" Untuk kualitas udara kita saat ini berada di angka 80,50 atau masih sedang dan aman untuk di hidup masyarakat secara langsung." Ujar Kurniawan.
Namun hal ini tidak menutup kemungkinan, adanya penurunan kualitas udara menjadi tidak sehat, jika Karhutla terus terjadi dan berdampak semakin menebalnya kabut asap di kabupaten Sarolangun. Mengingat jika di lihat dari data BPBD Sarolangun sudah 529 titik hotspot di temukan dengan kebakaran lahan yang mencapai lebih dari 145 hektar.
Kepala dinas DLH Kurniawan Sendiri mengatakan, selain asap, dampak dari musim kemarau yang perlu di antisipasi oleh masyarakat sendiri adalah debu debu yang semakin banyak berterbangan di jalan jalan lintas, sehingga masyarakat di harapkan dapat mulai menggunakan masker saat melakukan aktifitas di luar rumah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: