276 Kasus ISPA Tercatat di Puskesmas Paal V, Diduga Terdampak Asap Karhutla
276 Kasus ISPA Tercatat di Puskesmas Paal V, Diduga Terdampak Asap Karhutla-Rudiansyah-Jambitv.co
KOTAJAMBI, JAMBITV.CO — Kemarau panjang yang disertai kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai berdampak terhadap kualitas udara di Kota Jambi. Kondisi tersebut turut meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Di Puskesmas Paal V, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi, tercatat sebanyak 276 kasus ISPA. Kepala Puskesmas Paal V, Jumhari, mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 77 kasus terjadi pada anak usia 0 hingga 5 tahun, sementara 199 kasus lainnya terjadi pada kelompok usia 5 hingga 60 tahun.
“Hingga saat ini tercatat 276 kasus ISPA. Sebanyak 77 kasus merupakan anak usia 0 sampai 5 tahun, sedangkan 199 kasus pada usia 5 sampai 60 tahun,” ujar Jumhari.
Menurutnya, anak-anak dan lanjut usia merupakan kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan pernapasan ketika kualitas udara menurun, terutama akibat kemarau panjang dan paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
BACA JUGA:Kapolda Jambi Bersama Satgas Karhutla Pantau Langsung Kebakaran Lahan Gambut
Masyarakat yang mengalami gejala seperti batuk, pilek hingga sesak napas diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar dapat memperoleh penanganan dengan cepat.
"Kalau ada gejala batuk, pilek, atau sesak nafas segera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas terdekat," Katanya.
Di tengah kondisi kemarau dan meningkatnya potensi asap karhutla, masyarakat juga diminta menjaga daya tahan tubuh dengan mencukupi kebutuhan air putih, mengonsumsi buah-buahan serta vitamin.
Masyarakat juga diimbau mengurangi paparan asap dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama saat kualitas udara memburuk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: