Dinas Perkimtan Jambi Gelar Rakor, 550 Rumah Tak Layak Huni Segera Dibedah

Dinas Perkimtan Jambi Gelar Rakor, 550 Rumah Tak Layak Huni Segera Dibedah

Dinas Perkimtan Jambi Gelar Rakor Awal, 550 Rumah Tak Layak Huni Segera Dibedah-Arfani-Jambitv.co

KOTAJAMBI, JAMBITV.CO — Pemerintah Provinsi Jambi kembali memperkuat program peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui Program Pro Jambi Tangguh 2026. Tahun ini, sebanyak 550 rumah tidak layak huni (RTLH) di seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi ditargetkan mendapatkan bantuan bedah rumah.

Persiapan program tersebut diawali dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Program Bedah Rumah Pro Jambi Tangguh 2026 yang digelar Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Jambi di Aula Dinas Perkimtan, Rabu (12/8/2026).

Rakor yang berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 Agustus 2026, mengangkat tema “Penerapan TP Posyandu Provinsi Jambi terhadap Pelayanan Minimal pada Bidang Perumahan.”

Kegiatan ini turut melibatkan Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi untuk membantu memastikan program bedah rumah menyasar masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mendorong terciptanya hunian yang sehat, bersih, dan layak huni.

BACA JUGA:Wujudkan Hunian Yang Layak Bagi Masyarakat, Wawako Diza Serahkan Bantuan Bedah Rumah Bagi Lansia

Selain itu, rakor diikuti sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tim teknis bedah rumah kabupaten/kota, koordinator pendamping wilayah, serta pendamping wilayah Program Pro Jambi Tangguh.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan paparan dari Bappeda Provinsi Jambi, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Sosdukcapil, serta pembekalan teknis terkait pelaksanaan program bedah rumah.

Asisten II Sekda Provinsi Jambi, Syamsurizal, mengatakan pelaksanaan program harus segera dimulai mengingat saat ini sudah memasuki pertengahan Agustus.

Ia berharap seluruh rumah yang telah ditetapkan sebagai sasaran dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan Tim Pembina Posyandu Provinsi Jambi juga menjadi bagian penting untuk memastikan rumah yang mendapatkan bantuan tidak hanya diperbaiki secara fisik, tetapi juga memenuhi standar rumah sehat, bersih, dan layak huni.

BACA JUGA:Beri Hunian Yang Layak Kepada Masyarakat, Maulana - Diza Serahkan Hasil Program Bedah Rumah

Sementara itu, Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Dinas Perkimtan Provinsi Jambi, Wasis, mengatakan pengerjaan 550 rumah tersebut ditargetkan rampung dalam waktu sekitar lima bulan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyiapkan 30 pendamping dan 11 koordinator pendamping wilayah. Mereka bertugas mulai dari memastikan data penerima bantuan, mengawasi proses pembangunan, hingga mengawal proses pembayaran.

“Besaran bantuan tahun ini masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni Rp20 juta untuk setiap rumah,” ujar Wasis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: