Dua Remaja Tewas di Batanghari, Polisi Kembali Ingatkan Bahaya Sungai

Dua Remaja Tewas di Batanghari, Polisi Kembali Ingatkan Bahaya Sungai

Dua Remaja Tewas di Batanghari, Polisi Kembali Ingatkan Bahaya Sungai-Yasri-Jambitv.co

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO - Dua remaja perempuan berusia 12 dan 13 tahun tewas tenggelam di Sungai Batanghari, Desa Keranggan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Tragisnya, kedua korban merupakan sepupu yang sedang berkunjung ke rumah keluarganya.

Peristiwa memilukan itu terjadi pada Minggu sore sekitar pukul 15.45 WIB. Saat itu, tiga anak perempuan berusia 12-13 tahun bermain sekaligus berenang di tepian Sungai Batanghari.

Awalnya, aktivitas tersebut berlangsung seperti biasa. Namun, suasana mendadak berubah panik setelah dua anak terseret arus sungai.

Seorang anak berhasil diselamatkan setelah saksi di lokasi meminta pertolongan. Sementara dua lainnya tenggelam dan tak berhasil menyelamatkan diri.

BACA JUGA:Terima Laporan Bocah Tenggelam di Sungai Batanghari, Pos SAR Bungo Langsung Kerahkan Personel ke Tebo

Kedua korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan.

Kapolsek Sekernan AKP Agung Heru Wibowo membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan kedua korban merupakan sepupu.

"Salah satu korban merupakan warga Desa Keranggan berusia 13 tahun. Sedangkan satu korban lainnya warga Sengeti berusia 12 tahun," kata Kapolsek.

Kedua korban diketahui sedang berkunjung ke rumah keluarga di Desa Keranggan sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi.

Polisi mengingatkan warga, khususnya para orang tua yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Batanghari, agar tidak membiarkan anak-anak bermain, berenang, atau mandi di sungai.

Imbauan itu disampaikan menyusul kembali terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa dua anak.

Selain arus sungai yang dapat berubah deras, keberadaan buaya juga menjadi ancaman serius bagi warga yang masih beraktivitas di Sungai Batanghari.

Beberapa waktu lalu, seekor buaya bahkan sempat muncul di kawasan Desa Pulau Kayu Aro. Kemunculan predator tersebut menambah risiko bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar maupun di dalam sungai.

Polisi meminta perangkat desa ikut aktif mengingatkan warga agar tidak menganggap sepele kondisi Sungai Batanghari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: