PUPR Tanjabtim Bangun 45 KM Irigasi dan Tanggul Tahun 2026

PUPR Tanjabtim Bangun 45 KM Irigasi dan Tanggul Tahun 2026

PUPR Tanjabtim Bangun 45 KM Irigasi dan Tanggul Tahun 2026-Wahyu-Jambitv.co

MUARASABAK, JAMBITV.CO – Pemerintah Kabupaten Tanjabtim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus melanjutkan pembangunan infrastruktur sumber daya air pada 2026. Tahun ini, pembangunan saluran irigasi dan tanggul yang bersumber dari APBD mencapai sekitar 45 kilometer.

Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Tanjabtim, Joko Purnomo mengatakan, dari total panjang tersebut sebanyak 30 kilometer dikerjakan melalui pihak ketiga, sedangkan 15 kilometer lainnya dilaksanakan secara swakelola oleh UPTD Alkal.

Selain kegiatan yang dibiayai APBD Kabupaten, pihaknya juga terus berkoordinasi dan mengusulkan program yang dikelola Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VI Jambi. Pada 2026, terdapat tiga daerah irigasi rawa yang menjadi sasaran penanganan.

Masing-masing berada di Daerah Irigasi Rawa Simpang Datuk sepanjang 23,389 kilometer, Simpang Puding sepanjang 41,150 kilometer dan Rawa Sari sepanjang 26,850 kilometer. Total keseluruhan penanganan yang diusulkan mencapai sekitar 90 kilometer.

Menurut Joko, rehabilitasi tanggul tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas PUPR. Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura.

BACA JUGA:Satpol PP Tanjab Timur Intensifkan Razia, Pelajar Dilarang Nongkrong Hingga Larut Malam

"Untuk irigasi memang menjadi tanggung jawab tiga OPD," ujarnya.

Sementara itu, kegiatan normalisasi saluran pada tahun ini belum dapat dilaksanakan akibat adanya efisiensi dan keterbatasan anggaran, baik dari APBD maupun APBN. Karena itu, pemerintah lebih memfokuskan anggaran pada rehabilitasi saluran dan jaringan irigasi.

Meski demikian, normalisasi Sungai Rano sepanjang dua kilometer masih akan diperjuangkan melalui APBD Perubahan 2026.

Joko menambahkan, pembangunan tanggul merupakan bagian dari program unggulan Bupati Tanjabtim, yakni target pembangunan 1.000 kilometer tanggul. Pada 2025 lalu, pembangunan tanggul telah terealisasi sekitar 380 kilometer.

"Dengan tambahan kegiatan tahun ini, capaian pembangunan tanggul diperkirakan mencapai sekitar 400 hingga 500 kilometer," katanya.

Pemerintah daerah berharap pada tahun mendatang tidak lagi terjadi efisiensi anggaran, sehingga pembangunan infrastruktur dapat kembali berjalan normal. 

"Sementara untuk usulan kegiatan tahun 2027, seluruh data dan dokumen persyaratan telah disiapkan," pungkasnya, 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: