Ratusan Warga Kumpeh geruduk Polsek, Desak Polisi Sikat Peredaran Narkoba

Ratusan Warga Kumpeh geruduk Polsek, Desak Polisi Sikat Peredaran Narkoba

Ratusan Warga Kumpeh geruduk Polsek, Desak Polisi Sikat Peredaran Narkoba-Yasri-Jambitv.co

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO - Ratusan warga Kelurahan Tanjung, Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, mendatangi Markas Polsek Kumpeh pada Minggu (26/4/2026) malam. Mereka datang dengan satu tuntutan tegas: hentikan maraknya peredaran narkoba yang kian merajalela di lingkungan mereka.

Aksi warga ini bukan sekadar keluhan biasa. Di bawah komando sejumlah tokoh masyarakat, mereka menyuarakan keresahan yang disebut sudah berlangsung lama—peredaran narkotika yang kini dinilai semakin terang-terangan dan menyasar berbagai kalangan, dari remaja hingga orang dewasa.

“Kami sudah sangat resah. Peredaran narkoba ini makin terbuka,” ujar salah satu warga dalam aksi tersebut.

Lurah Tanjung, Syahroni, membenarkan gelombang kedatangan warganya ke kantor polisi. Ia menyebut keresahan masyarakat sudah berada di titik puncak.

“Masyarakat menyampaikan keluhan terkait maraknya peredaran narkoba di wilayah kami,” katanya.

BACA JUGA:Satresnarkoba Polres Bungo Amankan Dua Terduga Pelaku Sabu di Bathin III

Desakan itu langsung direspons aparat. Kapolsek Kumpeh, AKP Sunardi, memastikan pihaknya tidak tinggal diam. Bahkan, sehari setelah aksi, polisi menggelar pertemuan lanjutan dengan warga dan tokoh masyarakat untuk menyusun langkah konkret.

Hasilnya, tercapai kesepakatan penting: warga siap bekerja sama dengan polisi untuk memberantas peredaran narkotika. Namun, aparat mengingatkan agar masyarakat tidak bertindak sendiri di luar hukum.

“Kami butuh peran warga sebagai saksi sipil dalam setiap proses penindakan, baik saat penangkapan maupun penggeledahan,” tegas Sunardi.

Ia juga menekankan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan yang terukur.

“Semua informasi akan kami dalami. Ini butuh waktu agar hasilnya maksimal,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: