Pagar Roboh Timpa Mobil di Kota Jambi, Damkar Gerak Cepat Evakuasi
Pagar Roboh Timpa Mobil di Kota Jambi, Damkar Gerak Cepat Evakuasi--Jambitv.co
KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat mengevakuasi sebuah mobil yang tertimpa pagar rumah roboh di Gang Kepinis 1 No 23, Minggu (22/3/2026) pagi.
Peristiwa tersebut dilaporkan warga bernama Nirmala melalui layanan WhatsApp Damkar pada pukul 07.55 WIB.
Tak butuh waktu lama, tim langsung menuju lokasi pukul 07.59 WIB dan tiba pada pukul 08.09 WIB dengan jarak tempuh sekitar 3,8 kilometer.
Operasi evakuasi dipimpin oleh Danton 3 Mako, Kasianto, didampingi Danru 4 Mako, Efendi, dengan melibatkan Regu 4 Pleton 3 Mako yang berjumlah lima personel.
Tim menggunakan kendaraan operasional APV, tali, mesin jack hammer beton, serta perlengkapan alat pelindung diri (APD) lengkap.
BACA JUGA:Api dari Kamar Terkunci, Petugas Damkar Kota Jambi Bongkar Pintu dan Padamkan Kebakaran
Proses evakuasi dilakukan dengan menarik bagian tembok menggunakan tali hingga kendaraan yang tertimpa berhasil dikeluarkan dengan aman.
Seluruh rangkaian operasi berlangsung sekitar 35 menit dan selesai tanpa adanya korban luka dari petugas.
Berdasarkan laporan di lapangan, kejadian ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sehingga membuat kondisi tanah di sekitar pagar menjadi lunak dan akhirnya menyebabkan pagar roboh hingga menimpa mobil milik warga.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengapresiasi respon cepat tim di lapangan dalam menangani kejadian tersebut.
“Begitu laporan masuk, anggota langsung bergerak cepat menuju lokasi dan melakukan penanganan secara terukur. Alhamdulillah, evakuasi berjalan lancar tanpa kendala berarti dan kendaraan berhasil diselamatkan,” ujar Mustari.
BACA JUGA:Kebakaran di Desa Rantau Api Hanguskan Rumah dan Dua Mobil
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kejadian serupa, terutama saat intensitas hujan tinggi yang dapat memicu kondisi tanah menjadi labil.
“Kami mengingatkan warga untuk rutin memeriksa kondisi bangunan, khususnya pagar atau struktur yang berada di area tanah miring atau rawan longsor. Pencegahan sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: