12 Fakta Kinerja Perumdam Tirta Mayang Tak Terbantahkan Lima Tahun Terakhir

12 Fakta Kinerja Perumdam Tirta Mayang Tak Terbantahkan Lima Tahun Terakhir

--

JAMBITV,CO - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mayang Kota Jambi mencatat sejumlah capaian signifikan dalam lima tahun terakhir. Kinerja perusahaan air minum milik Pemerintah Kota Jambi ini bahkan disebut terus menunjukkan tren peningkatan dari sisi keuangan, pelayanan hingga pembangunan infrastruktur.

Dalam evaluasi kinerja yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Perumdam Tirta Mayang dinyatakan berada dalam kondisi sehat dengan nilai kinerja yang terus meningkat setiap tahun.

Selain itu, laporan keuangan perusahaan juga mendapatkan opini “Wajar” dari Kantor Akuntan Publik selama lima tahun berturut-turut, yang menegaskan pengelolaan keuangan perusahaan berjalan baik.

 

Pelanggan Tembus 108 Ribu Sambungan

Salah satu capaian paling menonjol adalah peningkatan jumlah pelanggan. Dalam lima tahun terakhir, jumlah sambungan baru bertambah lebih dari 25 ribu unit, menjadi capaian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan yang berdiri sejak 1974.

Jika pada periode 1974 hingga 2020 jumlah pelanggan baru mencapai sekitar 84 ribu sambungan, maka pada 2023 jumlahnya sudah melampaui 100 ribu pelanggan.

Dengan capaian tersebut, Perumdam Tirta Mayang kini masuk dalam kategori BUMD air minum berukuran besar di Indonesia. Hingga Februari 2026, jumlah pelanggan tercatat sudah mencapai lebih dari 108 ribu sambungan.

 

Dari Rugi ke Laba dan Mulai Setor Dividen

Perusahaan juga berhasil membalik kondisi keuangan. Setelah mengalami kerugian sekitar Rp14 miliar pada tahun buku 2020, Perumdam Tirta Mayang kini mampu mencatat laba yang terus meningkat setiap tahun.

Pada tahun 2023, perusahaan berhasil mencapai tarif full cost recovery, yakni kondisi di mana tarif air mampu menutup seluruh biaya operasional. Hal ini dicapai melalui efisiensi operasional serta penyesuaian tarif.

Dari keuntungan yang diperoleh, perusahaan bahkan mulai mampu membangun infrastruktur air minum dengan dana sendiri. Di antaranya pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Aurduri IV berkapasitas 100 liter per detik serta rehabilitasi IPA Benteng berkapasitas 110 liter per detik.

Capaian ini disebut menjadi yang pertama dalam sejarah Perumdam Tirta Mayang.

Tak hanya itu, perusahaan juga mulai memberikan kontribusi langsung kepada daerah. Pada tahun 2024, Perumdam Tirta Mayang menyerahkan dividen Rp7,6 miliar kepada Pemerintah Kota Jambi, disusul Rp5 miliar pada 2025.

Jam Pengaliran Air Terus Meningkat

Dari sisi pelayanan, peningkatan jam pengaliran air juga menjadi salah satu indikator penting.

Saat ini sekitar 78 persen pelanggan sudah menikmati layanan air dengan pengaliran lebih dari 20 jam per hari.

Sementara itu, sekitar 11 persen pelanggan mendapatkan pengaliran antara 12 hingga 20 jam per hari, dan 11 persen lainnya masih berada di bawah 12 jam per hari.

Perumdam menargetkan seluruh pelanggan bisa menikmati pengaliran lebih dari 20 jam per hari pada akhir 2026.

Infrastruktur Baru dan Efisiensi Energi

Sejumlah infrastruktur strategis juga telah dibangun dalam periode 2021–2025, antara lain:

  • IPA Aurduri III lengkap dengan reservoir dan jaringan transmisi-distribusi

  • IPA Aurduri IV

  • Rehabilitasi IPA Benteng

  • Stasiun Pompa Booster Bagan Pete

  • Pengadaan lahan untuk Stasiun Pompa Booster Talang Bakung

Seiring dengan peningkatan pelanggan, produksi dan distribusi air juga meningkat rata-rata 1 juta meter kubik per tahun sejak 2021.

Perusahaan juga menjalankan program efisiensi energi, yang mampu menghemat biaya listrik hingga rata-rata Rp3,6 miliar per tahun.

Selain itu, Perumdam Tirta Mayang juga mulai melakukan transformasi digital secara bertahap dalam proses bisnis serta memperkuat tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) melalui berbagai pedoman dan regulasi internal.

Di balik capaian tersebut, perusahaan juga mengakui masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.

Beberapa di antaranya adalah meningkatkan jam pengaliran bagi pelanggan yang masih menerima layanan kurang dari 12 jam per hari, menurunkan tingkat kehilangan air, serta memperkuat keandalan sistem distribusi agar pelayanan tidak terganggu saat terjadi pemadaman listrik atau kegiatan pemeliharaan instalasi.

Dengan berbagai capaian dan tantangan tersebut, Perumdam Tirta Mayang diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat Kota Jambi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: