Lonjakan Pemudik Mulai Terlihat di Terminal Alam Barajo, BPTD Kelas II Jambi Siapkan Posko
Benny Nurdin kepala BPTD Kelas II Jambi --
JAMBITV.CO - arus mudik Lebaran mulai terlihat di Terminal Tipe A Alam Barajo sejak H-10 menjelang Idul Fitri. Hal tersebut disampaikan Kepala BPTD Kelas II Jambi, Benny Nurdin, saat memantau aktivitas pemudik di terminal tersebut.
Benny menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang sudah mulai terlihat lebih awal dari perkiraan. Jika sebelumnya puncak pergerakan diprediksi terjadi pada H-3, namun di terminal sudah terlihat peningkatan signifikan sejak H-10.
“Untuk arus lonjakan ini sebenarnya kita perkirakan terjadi di H-3. Namun khusus di terminal, sejak H-10 sudah mulai terlihat adanya kenaikan hingga 100 persen,” ujar Benny.
Ia menyebutkan hingga saat ini jumlah penumpang yang tercatat di Terminal Alam Barajo mencapai sekitar 892 orang dengan pergerakan sekitar 46 unit bus.
“Kalau kita bandingkan dengan hari biasa yang rata-rata sekitar 250 penumpang per hari, berarti saat ini sudah terjadi peningkatan hampir 200 persen,” jelasnya.
Menurut Benny, jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring mendekatnya puncak arus mudik.
“Kami memprediksi puncak pergerakan penumpang akan terjadi pada H-3 Lebaran,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak BPTD Kelas II Jambi memastikan seluruh kendaraan angkutan umum yang beroperasi telah melalui pemeriksaan kelayakan atau ramp check.
“Sejak Januari hingga Maret kami sudah melakukan ramp check terhadap hampir 4.000 kendaraan. Dari jumlah itu, sekitar 87 persen dinyatakan layak operasi,” kata Benny.
Selain itu, BPTD juga menyiapkan sejumlah posko pelayanan bagi para pemudik yang melakukan perjalanan di wilayah Jambi.
“Kami menyiapkan empat posko, yaitu di Terminal Alam Barajo, Terminal Sri Bulan di Kabupaten Sarolangun, Terminal Pulau Tujuh Bangko di wilayah Merangin–Tebo, serta Terminal Muara Bungo,” ungkapnya.
Tidak hanya posko, BPTD juga menyiapkan tiga Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang difungsikan sebagai tempat istirahat bagi para pemudik.
“Dua UPPKB memang diperintahkan menjadi rest area, namun yang di Sarolangun Pelawan juga tetap kita fungsikan sebagai rest area. Pemudik bisa beristirahat, bahkan jika kemalaman bisa singgah di sana,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: