Di Demo Ratusan Warga, Kades Sungai Kapas C2 Mundur dari Jabatan
Di Demo Ratusan Warga, Kades Sungai Kapas C2 Mundur dari Jabatan-Surya-Jambi TV
MERANGIN, JAMBITV.CO - Persoalan warga dengan Kepala Desa Sungai Kapas C2, Merangin, masih terus bergulir. Kini ratusan warga datangi kantor desa meminta agar kades mundur dari jabatannya.
Buntut dari ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja kepala desa setelah aksi yang pertama, akhirnya pada 17 Februari lalu, ratusan warga Desa Sungai Kapas C2, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin kembali mendatangi kantor desa.
Warga berunjuk rasa meminta agar kades mundur dari jabatannya karena di anggap tidak terbuka dalam mengelola anggaran yang ada di desa tersebut. Aksi ini sendiri sempat memanas setelah ratusan warga mendesak, agar kepala desa mau mundur dari jabatannya.
BACA JUGA:Ratusan Pekerja PT TAL Demo Disnaker Tebo, Tuntut Kejelasan Hak
Memanasnya kondisi aksi demo warga akhirnya berhasil diredam setelah Kepala Desa Saliman menyetujui untuk mengundurkan diri, meskipun menurutnya selama menjabat tidak serupiah pun anggaran yang ia selewengkan.
“Poin-poin sudah saya jawab dengan akurat. Alhamdulillah, tidak ada serupiah pun yang saya selewengkan. Karena masyarakat sudah tidak mengizinkan kami untuk memimpin, makanya sampai hari ini saya juga tegar. Sudah dituduhkan mungkin itu 700 juta, sedangkan saya memegang 50 juta pun belum pernah,” ungkap Saliman, Kepala Desa Sungai Kapas C2.
Sementara itu, menurut perwakilan warga Mad Sholeh, setelah berdebat panjang, akhirnya kades bersedia mengundurkan diri dan disepakati untuk tidak saling lapor dan menuntut.
BACA JUGA:Aksi Demo Guru Honorer Sekolah Swasta Tuntut Kesetaraan Status di Depan DPRD Kerinci
“Bapak kepala desa dan warga sepakat tidak ada saling melaporkan, tidak ada saling tuntut-menuntut lagi terkait dugaan tindak pidana maupun hal-hal kesewenang-wenangan beliau. Demikian pula masyarakat sudah tidak akan menuntut lagi, dan hari ini Bapak Saliman, Kepala Desa Sungai Kapas C2 yang baru saja mundur dari jabatannya, tetap menjadi bagian dari warga kami,” ungkap Mad Sholeh, perwakilan aksi warga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: