BATANGHARI, JAMBITV.CO – Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan ini diberlakukan menyusul potensi kebakaran yang masih perlu diwaspadai. Status ini diperpanjang selama sekitar satu pekan.
Sebagai langkah untuk mengantisipasi sekaligus mengoptimalkan penanganan terhadap kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemerintah Kabupaten Batang Hari kembali memperpanjang status tanggap darurat bencana karhutla di daerah setempat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Batang Hari, Mula P. Rambe, mengatakan bahwa perpanjangan status tanggap darurat ini dilakukan berdasarkan hasil rapat evaluasi pemerintah daerah setempat bersama instansi terkait yang tergabung dalam Tim Satgas Karhutla. Bahkan, berdasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG, daerah setempat masih berada di zona merah sehingga masih berpotensi memunculkan titik api.
BACA JUGA:Kebakaran di Depan Eks Kantor Bupati Merangin, Water Cannon Ikut Turun Memadamkan Api
"Salah satu pertimbangan tadi rilis BMKG, yang kita masih sampai seminggu ke depan diprediksi masih dalam suasana mudah terbakar. Artinya masih merah. Dengan berbagai kajian, maka pada hari ini kita putuskan sampai tanggal 20 Oktober 2026 kita masih memperpanjang status darurat bencana kita," ucapnya.
Dengan demikian, perpanjangan status tanggap darurat bencana karhutla di Kabupaten Batang Hari ini diberlakukan selama kurang lebih satu pekan, atau terhitung sejak 14 Oktober sampai 20 Oktober 2026. Dengan kondisi ini, pemerintah daerah setempat kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Langkah ini diharapkan dapat menekan risiko kebakaran dan mencegah kabut asap semakin meluas.