Dampak Kabut Asap di Batang Hari, 3.349 Warga Terserang ISPA

Jumat 02-10-2026,17:07 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Pirdana Atrio

BATANG HARI, JAMBITV.CO - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kabupaten Batang Hari, berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari mencatat, sebanyak 3.349 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Zuhrotus Sa'adah mengatakan, kasus ISPA mengalami peningkatan dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Batang Hari, sejak pertengahan hingga akhir Agustus 2026 tercatat 969 kasus ISPA. Jumlah tersebut kemudian bertambah sebanyak 2.324 kasus sepanjang September 2026.

“Berselang satu hari, tepatnya pada 1 Oktober, kembali ditemukan 56 kasus. Itu lumayan tinggi,” kata Zuhrotus Sa’adah, Jum’at (02/10/2026).

Sehingga berdasarkan data tersebut, kata Zuhrotus Sa’adah, total kasus ISPA di Batang Hari yang tercatat sejak pertengahan Agustus sampai 1 Oktober 2026, sudah mencapai 3.349 kasus. Penyakit tersebut ditemukan menyerang berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Kasus ISPA tersebut tersebar di 18 puskesmas dan dua rumah sakit,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kasus ISPA tidak terlepas dari kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap. Terlebih, kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah, sehingga asap terus menyelimuti daerah tersebut.

“Untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap, kita imbau masyarakat tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” harapnya.

Disamping itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk. Terutama bagi kelompok rentan, seperti anak-anak dan orang yang memiliki gangguan pernapasan.

Kategori :