BATANG HARI, JAMBITV.CO - Pemerintah Kabupaten Batang Hari meniadakan sementara kegiatan apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk apel gabungan.
Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul kondisi kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Batang Hari dan berdampak terhadap kualitas udara. Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi, Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kabupaten Batang Hari, Ahmad Farij Wajdi mengatakan, kebijakan tersebut telah disampaikan melalui surat edaran. Menurutnya, peniadaan apel dilakukan untuk mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan para ASN. Mengingat kegiatan apel dilaksanakan di ruang terbuka. “Dengan kondisi kualitas udara yang saat ini tidak sehat hingga berbahaya, untuk sementara kegiatan apel ASN ditiadakan. Baik apel di masing-masing OPD maupun apel gabungan,” kata Ahmad Farij Wajdi. Ia menjelaskan, kebijakan tersebut tidak bersifat permanen. Peniadaan apel akan diberlakukan hingga kondisi kabut asap mereda dan kualitas udara di Kabupaten Batang Hari kembali berada pada kondisi normal. “Ini berlaku sampai kondisi atau kualitas udara sudah kembali normal. Nanti apabila kondisi udara sudah membaik, kegiatan apel akan kembali dilaksanakan,” jelasnya. Ahmad Farij Wajdi menambahkan, kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keselamatan dan kesehatan ASN di tengah kondisi kualitas udara yang kurang baik. Terpisah, kondisi kualitas udara yang berada pada kategori tidak sehat hingga berbahaya juga menjadi perhatian bagi masyarakat. Aktivitas di luar ruangan selama kualitas udara memburuk berpotensi meningkatkan paparan asap dan partikel pencemaran. Karena itu, masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker apabila harus beraktivitas di tengah kondisi kabut asap.Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Batang Hari Tiadakan Apel ASN
Kamis 27-08-2026,17:15 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Pirdana Atrio
Kategori :
Terkait
Senin 12-10-2026,16:01 WIB
Pemkot Bersama Baznas Kota Jambi Salurkan Bantuan Kuota Internet Rp 50 Juta Untuk PJJ di Tengah Kabut Asap
Senin 12-10-2026,15:01 WIB
PJJ Berlanjut akibat Kabut Asap, 2.500 Siswa di Kota Jambi Bakal Terima Bantuan Kuota Rp 20 Ribu Per Orang
Senin 12-10-2026,11:37 WIB
Rp 30 Miliar Bantuan Karhutla Jambi Dipertanyakan? Al Haris : Tidak Mungkin Bantuan itu Kita Salah Gunakan !
Sabtu 10-10-2026,15:00 WIB
Jawaban Gubernur Jambi Al Haris Terkait Tudingan dan Tuntutan Mengatasi Masalah Karhutla dan Kabut Asap
Sabtu 10-10-2026,14:55 WIB
Kabut Asap Jadi Pertimbangan, Health City Summit 2026 di Jambi Diusulkan Mundur ke November
Terpopuler
Senin 12-10-2026,16:51 WIB
Korupsi DPRD Merangin, Kejati Tetapkan 6 Tersangka
Senin 12-10-2026,15:01 WIB
PJJ Berlanjut akibat Kabut Asap, 2.500 Siswa di Kota Jambi Bakal Terima Bantuan Kuota Rp 20 Ribu Per Orang
Senin 12-10-2026,14:22 WIB
Polda Jambi Tangani 90 Kasus Karhutla, Penegakan Hukum Terus Berjalan
Senin 12-10-2026,16:01 WIB
Pemkot Bersama Baznas Kota Jambi Salurkan Bantuan Kuota Internet Rp 50 Juta Untuk PJJ di Tengah Kabut Asap
Senin 12-10-2026,15:19 WIB
Warga Desa Punti Kalo Kembali Usir Dompeng Masuk Wilayah Punti Kalo
Terkini
Selasa 13-10-2026,11:21 WIB
Dinkes Jambi Ajak Masyarakat Deteksi Dini Kanker Serviks Melalui Iva Tes Dan Pap Smear
Selasa 13-10-2026,11:12 WIB
Gubernur Al Haris Dorong Rsud Raden Mattaher Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Selasa 13-10-2026,11:08 WIB
Pemkot Jambi Ikuti Pembinaan KPK, Perencanaan dan Pengelolaan Aset Jadi Sorotan
Selasa 13-10-2026,11:06 WIB
Rsud Raden Mattaher Jambi Optimistis Pertahankan Akreditasi Paripurna
Selasa 13-10-2026,11:03 WIB