Fokus Ciptakan Nilai Berkelanjutan, Jasa Marga Perkuat Transformasi Bisnis

Kamis 16-07-2026,10:23 WIB
Reporter : Nur Pehatul Jannah
Editor : Nur Pehatul Jannah

Adapun seluruh informasi yang dikelola JMTC dapat diakses pengguna jalan melalui aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) dengan dukungan lebih dari 3.500 CCTV. Hingga awal Juli 2026, jumlah pengunduh aplikasi Travoy telah mencapai lebih dari 1,3 juta dengan monthly active user pada bulan Juli 2027 dengan lebih dari 130 ribu user.

"Pendekatan digital era baru saat ini ikut mengubah cara masyarakat mengambil keputusan hingga melahirkan ekspektasi pelayanan berbeda yang bertujuan untuk memberikan experience yang lebih baik. Jasa Marga menyempurnakannya menjadi strategi perusahaan menuju customer experience yang lebih baik, salah satunya melalui aplikasi Travoy," ujar Prof. Rhenald.

Selain itu, Jasa Marga mentransformasikan layanan pusat panggilan dengan mengubah nomor Call Center dari 14080 menjadi 133. Inovasi ini memperoleh predikat Exceptional dan peringkat pertama dalam ajang Contact Center Service Excellence Award 2025.

Rivan mengungkapkan Jasa Marga juga merejuvenasi rest area sehingga tidak hanya sebagai tempat singgah (transit area), tetapi menjadi destinasi (destination area) yang menghadirkan pengalaman perjalanan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha.

"Rest area harus berkembang menjadi bagian dari ekosistem perjalanan yang memberikan pengalaman, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat keterlibatan masyarakat di sepanjang koridor jalan tol," ucap Rivan.

Catat Kinerja Keuangan Positif di Kuartal I/2026

Seluruh transformasi tersebut turut ditopang oleh kinerja keuangan positif yang berhasil dibukukan Jasa Marga pada awal tahun 2026. Pada Kuartal I 2026, Jasa Marga mencatatkan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun atau tumbuh 10,4% dibandingkan dengan Kuartal I Tahun 2025.

Capaian ini didukung penuh oleh kontribusi Pendapatan Tol senilai Rp4,7 triliun serta Pendapatan Usaha Lain sebesar Rp397,6 miliar, yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 9,4% dan 24,4% dari periode sebelumnya. Di samping itu, EBITDA Perseroan tercatat kuat sebesar Rp3,4 triliun, meningkat 10,7% secara year-on-year dengan margin EBITDA yang terjaga ketat di level 66,1%.

Jasa Marga juga terus melanjutkan pembangunan sejumlah jalan tol strategis yang masih berada dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan, meliputi Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi, Yogyakarta-Bawen, Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Jakarta-Cikampek II Selatan, dan Akses Patimban. Empat ruas di antaranya, selain Jalan Tol Akses Patimban, telah dioperasikan secara fungsional tanpa tarif pada periode Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Pengoperasian jalur ini memberikan nilai tambah bagi masyarakat dengan menghadirkan pilihan alternatif rute baru untuk mengurai titik yang berpotensi mengalami kepadatan, memangkas waktu tempuh perjalanan, serta mempermudah akses konektivitas menuju pariwisata daerah. Kehadiran jalan tol fungsional juga berkontribusi langsung dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di sekitar koridor tol selama masa libur panjang.

Pengembangan jaringan tersebut menjadi bagian dari upaya Jasa Marga untuk mewujudkan setiap kilometer jalan tol menghadirkan perjalanan yang lancar, aman dan nyaman bagi pengguna jalan, meningkatkan konektivitas, mempermudah distribusi logistik, membuka akses pertumbuhan wilayah, mendukung peningkatan pariwisata daerah serta memperkuat daya saing nasional.

"Inilah ukuran keberhasilan transformasi Jasa Marga sebagai perusahaan yang terus bertumbuh, kokoh, dan mampu menciptakan nilai berkelanjutan," tutup Rivan.

Tags :
Kategori :

Terkait