BATANG HARI, JAMBITV.CO - Pemerintah Kabupaten Batang Hari menetapkan seluruh kecamatan di wilayahnya sebagai daerah rawan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Penetapan ini merupakan hasil mitigasi yang dilakukan bersama sejumlah instansi terkait, menyusul meningkatnya potensi kebakaran pada musim kemarau.
Berdasarkan hasil pemetaan, setiap kecamatan memiliki tingkat kerawanan yang perlu diwaspadai. Kondisi lahan yang didominasi area perkebunan, semak belukar, serta lahan gambut di beberapa wilayah menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. “Kalau kita lihat dari hasil kajian, semua wilayah. Artinya 8 Kecamatan berpotensi atau berisiko tinggi,”kata Plt. Kalaksa BPBD Batang Hari, Sholihin. Mengantisipasi hal tersebut, lanjut Sholihin. Pemerintah Daerah bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni. Akan terus memperkuat langkah pencegahan melalui patroli terpadu, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemantauan titik panas secara berkala. “Paling berpotensi itu di lahan masyarakat dan pinggiran lahan konsesi. Karena indikasi kebakaran ini dipicu akibat kebiasaan masyarakat kita yang membuka lahan dengan cara membakar,” ungkapnya. Dengan demikian, Plt. Kalaksa BPBD Batang Hari Sholihin juga menghimbau masyarakat agar tidak lagi melakukan aktivitas pembakaran, ataupun membuka lahan dengan cara membakar. Karena selain berpotensi memicu kebakaran yang meluas, tindakan tersebut juga melanggar aturan hukum dan dapat dikenai sanksi pidana. “Kita berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla. Semoga tidak ada bencana kabut asap maupun kerusakan lingkungan akibat karhutla di tahun ini," harapnya.Hasil Mitigasi, Seluruh Kecamatan Di Batang Hari Dianggap Rawan Karhutla
Selasa 14-07-2026,18:24 WIB
Reporter : Pirdana Atrio
Editor : Pirdana Atrio
Tags : #kebakaran hutan dan lahan
#karhutla
#kabupaten batang hari
#jambi
#bpbd batang hari
#bpbd
#bnpb
#batang hari
#ancaman karhutla
Kategori :
Terkait
Sabtu 17-10-2026,16:41 WIB
Antisipasi Dampak Karhutla, Petugas Kesehatan Disiagakan di Posko Satgas Batang Hari
Jumat 16-10-2026,09:02 WIB
Jambi Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Kota Jambi dan Tebo Berbahaya
Kamis 15-10-2026,17:38 WIB
Mahasiswa dan Polisi Saling Dorong Dalam Unjuk Rasa Protes Kabut Asap di Jambi
Kamis 15-10-2026,16:08 WIB
Asap Kembali Memutih, Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Sungai Abang Sarolangun
Senin 12-10-2026,11:37 WIB
Rp 30 Miliar Bantuan Karhutla Jambi Dipertanyakan? Al Haris : Tidak Mungkin Bantuan itu Kita Salah Gunakan !
Terpopuler
Sabtu 17-10-2026,20:05 WIB
Mengenal Aliansi Rukun Tetangga (RT) Tolak Zona Merah Kota Jambi, Wadah Warga Memperjuangkan Hak atas Tanah
Sabtu 17-10-2026,12:42 WIB
Satu TPS di Desa Pasar Singkut Layani Lebih dari 4 Ribu DPT, Waktu Terbatas, Mampu Dan Amankah.?
Sabtu 17-10-2026,11:10 WIB
Tertipu Arisan Online, Puluhan Emak-emak Geruduk Polresta Jambi
Sabtu 17-10-2026,11:47 WIB
Empat Desa di Muaro Jambi Segera Mekar, Kode Desa Sudah Terbit
Sabtu 17-10-2026,11:17 WIB
Karhutla Landa Kawasan Tahura Muaro Jambi, Tim Gabungan Berjuang Padamkan Api
Terkini
Sabtu 17-10-2026,23:00 WIB
Suhardi Nahkodai Perisai Demokrasi Bangsa Jambi, Sekda sudirman Dorong Penguatan Pendidikan Politik
Sabtu 17-10-2026,20:05 WIB
Mengenal Aliansi Rukun Tetangga (RT) Tolak Zona Merah Kota Jambi, Wadah Warga Memperjuangkan Hak atas Tanah
Sabtu 17-10-2026,17:55 WIB
SMK Go Global School Jambi Latih 100 Calon Pekerja Migran Indonesia untuk Bersaing di Luar Negeri
Sabtu 17-10-2026,16:41 WIB
Antisipasi Dampak Karhutla, Petugas Kesehatan Disiagakan di Posko Satgas Batang Hari
Sabtu 17-10-2026,15:26 WIB