MUAROJAMBI, JAMBITV.CO – Aksi protes unik warga Desa Talang Belido terkait jalan rusak akhirnya mendapat respons langsung dari Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS). Pemerintah daerah menegaskan, perbaikan infrastruktur tersebut sudah masuk dalam rencana kerja—meski belum bisa dilakukan secara instan.
Bupati BBS mengakui, kondisi jalan di Talang Belido memang memprihatinkan dan telah menjadi perhatian pemerintah. Ia memastikan, langkah penanganan sudah disiapkan melalui berbagai skema pembangunan.
“Pemerintah sudah mengetahui kondisi ini dan telah menyiapkan langkah perbaikan,” tegasnya.
Data Pemkab Muaro Jambi menunjukkan kondisi infrastruktur jalan masih jauh dari ideal. Saat ini, hanya sekitar 23 persen jalan yang dalam kondisi baik, sementara lebih dari 70 persen lainnya masih tergolong rusak ringan hingga berat.
BACA JUGA:Kesal Menahun, Warga Talang Belido ‘Sulap’ Jalan Rusak Jadi Kebun Pisang
Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Pemkab telah memprogramkan sejumlah metode perbaikan, mulai dari pembangunan rigid beton, pengaspalan, hingga optimalisasi workshop alat berat dan penyediaan material.
Namun demikian, Bupati mengingatkan bahwa perbaikan tidak bisa dilakukan sekaligus. Keterbatasan anggaran serta luasnya wilayah—yang mencakup 150 desa dan 5 kelurahan—menjadi tantangan utama.
“Semua harus berjalan sesuai skala prioritas dan jadwal yang telah ditetapkan,” jelasnya.
Meski demikian, BBS menegaskan komitmennya untuk terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan demi menunjang aktivitas dan perekonomian masyarakat.
Aksi warga Talang Belido pun menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan infrastruktur yang layak semakin mendesak—dan kini publik menunggu realisasi janji perbaikan tersebut.