BPTD Kelas II Jambi: Angkutan Lebaran Terpadu 2026 Di Provinsi Jambi Berjalan Aman, Lancar, Dan Terkendali

Senin 30-03-2026,21:39 WIB
Reporter : Arfani
Editor : Arfani

Secara keseluruhan, dibandingkan tahun 2025:

• Korban meninggal dunia turun 85%

• Korban luka-luka turun 12%

• Nilai sanitasi turun 87%

Capaian ini menunjukkan peningkatan yang signifikan pada aspek keselamatan transportasi di Provinsi Jambi.

CATATAN DAN EVALUASI

Dalam pelaksanaan Angkutan Lebaran 2026, masih terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian:

• Penyelenggaraan operasional angkutan barang belum sepenuhnya mematuhi ketentuan-ketentuan yang berlaku selama masa angkutan lebaran

• Praktik menaikkan dan menurunkan penumpang di kolam atau titik tidak resmi

• Masih ditemukannya operasional travel gelap (angkutan ilegal)

• Angkutan penyeberangan rakyat, khususnya kapal di bawah 7 GT, yang belum memiliki izin operasional serta belum dilindungi asuransi oleh Jasa Raharja

Ke depan, BPTD Kelas II Jambi akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KSOP (Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan), serta Jasa Raharja dalam pengaturan perizinan, pengawasan keselamatan, dan perlindungan penumpang.

Kepala BPTD Kelas II Jambi menyampaikan:

“Alhamdulillah, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di Provinsi Jambi berjalan dengan aman dan lancar. Hal ini merupakan hasil sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”

“Penyelenggaraan Angkutan Lebaran tidak hanya fokus pada kelancaran, tetapi juga bagaimana negara hadir dalam menjamin keselamatan dan perlindungan jiwa masyarakat.”

BPTD Kelas II Jambi berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan berkelanjutan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung sistem transportasi nasional.

Tags :
Kategori :

Terkait