BATANGHARI, JAMBITV.CO - Sebanyak ratusan orang warga di Kabupaten Batang Hari, masuk dalam data suspek atau diduga terpapar penyakit campak. Pihak dinas kesehatan daerah setempat pun mengaku data ini berasal dari setiap puskesmas dan rumah sakit yang tersebar di 8 kecamatan.
Penyakit campak merupakan salah satu deretan penyakit yang saat ini mulai diwaspadai oleh pemerintah khususnya di Kabupaten Batang Hari. Terlebih dari hasil pendataan yang dilakukan, sebanyak 101 orang warga di daerah setempat masuk dalam data suspek atau diduga terpapar penyakit campak.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Hari, Wendrawati, mengatakan bahwa suspek campak tersebut, berasal dari data yang diperoleh di setiap puskesmas dan rumah sakit yang tersebar di 8 kecamatan. Sementara dari hasil uji sampel, saat ini sudah ada 12 sampel yang telah diterima pemerintah daerah setempat, yakni dengan hasil 6 orang positif terpapar penyakit campak.
BACA JUGA:Penyakit DBD di Tanjab Barat Menyentuh Angka Hingga 100 Kasus
“Dari 101 ini kami Dinas Kesehatan kemaren sudah mengirimkan sampel untuk pemeriksaan lanjutan, itu sudah keluar hasilnya 12 sampel,” ungkap Wendrawati, Kabid P2P Dinkes Batang Hari.
Wendrawati mengungkapkan, 6 orang warga di Kabupaten Batang Hari yang positif terpapar penyakit menular tersebut. Terdiri dari 3 orang warga Suku Anak Dalam (SAD) dan 3 orang di antaranya merupakan warga Kecamatan Muara Bulian. Dengan ditemukan kasus ini, Dinas Kesehatan daerah setempat meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan, serta melakukan pemeriksaan kesehatan di puskesmas atau rumah sakit, jika ditemukan gejala penyakit campak agar dapat segera ditangani oleh petugas kesehatan.