MUAROJAMBI, JAMBITV.CO — Kawasan perkantoran Kabupaten Muaro Jambi kembali tercoreng. Aksi pencurian tak lagi menyasar aset pribadi, melainkan fasilitas milik negara. Kali ini, tiga unit pendingin ruangan (AC) di Gedung Serbaguna milik pemerintah daerah dilaporkan raib digondol maling.
Kasus ini pertama kali terungkap pada Sabtu pagi (28/04/26), saat penjaga gedung, Amin, melakukan rutinitas pembersihan. Ia dibuat terkejut ketika mendapati AC yang sebelumnya terpasang, sudah hilang tanpa bekas.
“Saat saya bersih-bersih, saya kaget. AC sudah tidak ada lagi. Tiga unit hilang,” ujarnya.
Ironisnya, pencurian tidak hanya terjadi di satu lokasi. Dalam waktu yang hampir bersamaan, laporan kehilangan juga muncul dari kantor Inspektorat yang masih berada dalam satu kawasan kompleks perkantoran. Situasi ini memperkuat dugaan bahwa pelaku bukan bertindak secara acak, melainkan telah memetakan titik-titik lemah pengamanan.
BACA JUGA:Polsek Singkut Ungkap Kasus Pencurian dengan Kekerasan
Rangkaian kejadian ini langsung memantik pertanyaan publik: seberapa aman sebenarnya pusat pemerintahan di Muaro Jambi?
Sorotan tajam pun mengarah pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengamanan lingkungan pemerintahan daerah. Minimnya transparansi terkait patroli rutin dan sistem pengawasan memunculkan kecurigaan adanya kelalaian serius.
Apakah patroli benar-benar dilakukan secara konsisten, atau sekadar formalitas tanpa pengawasan efektif?
Indikasi lemahnya sistem keamanan semakin terlihat dari sejumlah faktor krusial: pencahayaan yang minim, dugaan CCTV yang tidak berfungsi, hingga akses keluar-masuk yang tidak terkontrol. Kondisi ini menciptakan celah yang tampaknya dimanfaatkan dengan baik oleh pelaku.
Lebih mengkhawatirkan lagi, pencurian yang terjadi di lebih dari satu titik menunjukkan adanya pola dan kemungkinan perencanaan matang. Ini bukan sekadar aksi kriminal biasa, melainkan alarm keras atas rapuhnya sistem pengamanan aset negara.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait langkah penanganan kasus tersebut, termasuk apakah aparat kepolisian telah turun tangan atau evaluasi internal telah dilakukan.
Jika fasilitas pemerintah saja bisa digasak dengan mudah, bagaimana dengan keamanan masyarakat di sekitarnya?
Masyarakat kini menanti respons tegas dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Bukan hanya untuk mengungkap pelaku, tetapi juga membenahi sistem keamanan yang tampaknya sudah lama menyimpan celah.
Jangan sampai kejadian ini menjadi bukti bahwa lengahnya pengawasan telah berubah menjadi ancaman nyata.(