KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Jambi bergerak cepat memadamkan kebakaran yang terjadi di salah satu rumah warga di kawasan Jalan Supajar, RT 01, Kelurahan Eka Jaya, Kecamatan Paalmerah, Minggu (22/3/2026) sore.
Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.31 WIB. Tim Damkar dari Pos Paalmerah tiba di lokasi hanya dalam waktu 10 menit setelah laporan diterima.
Kepala Dinas Damkartan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan bahwa objek yang terbakar merupakan bagian kamar dari bangunan rumah yang saat itu dalam kondisi kosong dan terkunci.
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Respon time kita sekitar 10 menit dan langsung melakukan upaya pemadaman agar api tidak meluas ke bagian rumah lainnya,” ujar Mustari.
Dalam operasi tersebut, Damkar mengerahkan total 17 personel gabungan dari Regu 3 Mako, Pos Paalmerah, dan Pos Jambi Timur, dengan dukungan lima unit armada.
BACA JUGA:Kebakaran di Desa Rantau Api Hanguskan Rumah dan Dua Mobil
Mustari menjelaskan, proses pemadaman sempat mengalami kendala akibat kondisi jalan yang macet karena masih dalam suasana Lebaran.
“Hambatan di lapangan memang ada, yakni akses jalan yang cukup padat. Namun, tim tetap bisa mengatasi dan fokus melakukan pemadaman secara maksimal,” jelasnya.
Petugas juga melakukan sejumlah langkah strategis, seperti berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memutus aliran listrik sementara, mendobrak pintu rumah yang terkunci, hingga mengamankan warga agar tidak mendekat ke lokasi kejadian.
Dari hasil investigasi awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari colokan kabel televisi yang tidak dicabut serta tidak memenuhi standar.
BACA JUGA: Kebakaran Siang Hari di Muara Sabak Timur, Dua Rumah dan Motor Hangus
“Dugaan sementara, sumber api berasal dari kabel TV yang mengalami korsleting dan menyambar material yang mudah terbakar di dalam kamar,” ungkap Mustari.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses operasi berlangsung selama sekitar 1 jam 4 menit dengan penggunaan air kurang lebih 4.000 liter.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai kurang dari Rp50 juta.
Mustari juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.