TANJABTIMUR, JAMBITV.CO - Puluhan petani dari Desa Pandan Sejahtera, Kecamatan Geragai, mendatangi kantor desa untuk mempertanyakan kejelasan status lahan yang selama ini mereka garap. Pasalnya lahan yang telah menjadi sumber penghidupan mereka selama puluhan tahun tersebut, dikabarkan disita oleh Satgas PKH bersama pihak perusahaan PT Agrinas.
Puluhan petani mendatangi kantor Desa Pandan Sejahtera untuk menyampaikan keluhan dan keresahan mereka. Kedatangan warga ini dipicu oleh penyitaan lahan perkebunan yang selama ini mereka kelola, dan menjadi sumber utama penghidupan keluarga. Para petani mengaku terkejut setelah lahan yang telah mereka garap selama puluhan tahun, disita oleh Satgas PKH bersama pihak perusahaan PT Agrinas. Mereka menyebutkan, proses penyitaan tersebut dilakukan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada para petani, yang selama ini menggantungkan hidup dari lahan tersebut.
BACA JUGA:Polres Batang Hari Ringkus 12 Pelaku Pengolahan Emas Ilegal di Mersam
Akibat kejadian ini, Deli yang merupakan petani mengaku merasa cemas dan khawatir akan masa depan keluarga mereka. Pasalnya, lahan perkebunan tersebut merupakan sumber utama pendapatan, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk untuk membiayai pendidikan anak-anak mereka.
Aksi mendatangi kantor Desa Pandan Sejahtera ini dilakukan, sebagai bentuk protes sekaligus upaya warga, untuk meminta keadilan dan kejelasan terkait status lahan yang selama ini mereka kelola.
“Dengan adanya pemasangan plakat kami merasa gelisah. Dari mana kami mendapatkan hasil, mau menyekolahkan anak kami, mau melanjutkan makan kami jikalau tanah kami yang kami miliki segelintir itu disita oleh agrinas,” ungkap Deli, petani.