KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Selama bulan suci Ramadan, jumlah pengemis di Kota Jambi mengalami peningkatan. Wali Kota Jambi Maulana mengatakan sebagian besar merupakan pendatang dari luar daerah yang sengaja datang untuk mencari sedekah.
Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan selama bulan suci Ramadan, Kota Jambi menjadi tujuan banyak orang dari berbagai daerah datang dengan tujuan menjadi pengemis sehingga jumlahnya semakin banyak terlihat di beberapa titik lampu merah dan beberapa titik tertentu di kota.
Menanggapi hal tersebut, sejak awal sebelum Ramadan, Pemerintah Kota Jambi sudah mengaktifkan tim di setiap kecamatan dan kelurahan. Tim tersebut memberikan edukasi kepada pengemis agar tidak mengganggu lalu lintas maupun ketertiban umum. Bagi mereka yang ditemukan, akan dibawa ke Dinas Sosial dan dipulangkan. Namun, jumlah pengemis setiap tahun terus meningkat dan sebagian besar bukanlah warga Kota Jambi.
BACA JUGA:Truk Ekspedisi Bermuatan Paket Terbakar di Paal 10 Kota Jambi
“Orang yang minta-minta dan lain sebagainya, sejak awal sebelum Ramadan kita sudah mengaktivasi tim itu secara keseluruhan di setiap kecamatan dan kelurahan, diapelkan di kota ini untuk melakukan edukasi kepada mereka jangan mengganggu lalu lintas, tidak boleh juga mengganggu ketertiban, dan lain-lain. Bagi mereka yang kita temukan, kita bawa ke Dinas Sosial dan kita pulangkan, tapi memang jumlahnya setiap tahun meningkat terus dan itu bukan mayoritas warga Kota Jambi tapi dari luar kota,” ungkap Maulana, Wali Kota Jambi.
Kebiasaan memberi sedekah di jalan membuat pengemis terus berdatangan. Untuk itu, Maulana menghimbau masyarakat untuk menyalurkan sedekah melalui lembaga zakat resmi. Dirinya juga mengarahkan bagi yang ingin memberikan takjil atau bantuan untuk mengantarkannya ke masjid dan tempat yang benar-benar diterima masyarakat agar ruang publik tetap tertib dan aman, terutama menjelang Lebaran.