Geger! Lansia 83 Tahun Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Blok A Geragai

Senin 02-02-2026,09:39 WIB
Reporter : Wahyu
Editor : Suci Mahayanti

TANJABTIMUR, JAMBITV.CO – Warga Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria lanjut usia yang mengapung di aliran Sungai Blok A, ( 01/02 )

Korban diketahui bernama Bidin (83), seorang petani yang merupakan warga setempat. Jasad korban pertama kali ditemukan warga dalam kondisi mengapung di sungai, tidak jauh dari permukiman penduduk.

Informasi yang dihimpun, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat sore. Anak korban, Sunari, mulai khawatir setelah mendapat kabar dari mertuanya bahwa ayahnya belum kembali ke rumah sejak pergi pada Jumat sore.

Menyadari hal tersebut, pihak keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian di sekitar lingkungan. Diketahui, korban merupakan seorang lansia yang mengalami pikun serta sering sakit, sehingga dikhawatirkan tersesat atau mengalami kecelakaan.

BACA JUGA:Pria Misterius Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Pijoan, Identitas Masih Misteri

Pencarian pun dilakukan hingga ke sekitar aliran sungai. Hingga pada siang hari sekitar pukul 14.00 WIB, sejumlah anak-anak melaporkan melihat benda mencurigakan menyerupai kepala manusia di Sungai Blok A.

Setelah dilakukan pengecekan oleh warga dan pihak kepolisian, benda tersebut dipastikan merupakan sesosok mayat manusia. Korban kemudian dikenali sebagai Bidin, lansia yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Kanit Reskrim Polsek Geragai, IPDA Fajar Wilson, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.

“Begitu menerima laporan, kami bersama warga langsung melakukan pencarian. Sekitar pukul dua siang, ada laporan dari anak-anak yang melihat sesuatu mencurigakan di sungai. Setelah dicek, benar itu adalah korban,” ujar IPDA Fajar Wilson.

BACA JUGA:Sempat Dinyatakan Hilang Tenggelam Di Sungai Buntung, Fariz Ditemukan Meninggal Dunia

Ia menjelaskan, setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Kami telah melakukan visum pemeriksaan fisik luar terhadap jenazah melalui tim Inafis. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelasnya.

Pihak kepolisian menduga korban meninggal dunia akibat terjatuh ke sungai, mengingat kondisi korban yang sudah lanjut usia dan mengalami pikun.

“Dugaan sementara, korban terpeleset atau jatuh ke sungai. Namun demikian, kami tetap melakukan penanganan sesuai prosedur,” tambahnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan anggota keluarga yang sudah lanjut usia, terutama yang memiliki riwayat sakit atau pikun.

Kategori :