TANJAB BARAT, JAMBITV.CO - Puluhan personel Tim Reaksi Cepat atau TRC BPBD Tanjung Jabung Barat, di tarik dari POS dan titik titik pemantauan karhutla, karena mulai memasuki musim hujan, namun status siaga karhutla tetap berlaku.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Sapras BPBD Tanjung Jabung Barat M.Isya mengatakan, puluhan Personel Tim Reaksi Cepat atau TRC karhutla sudah ditarik sejak agustus lalu, dari posko penjagaan atau titik titik lokasi yang berpotensi terjadinya kabakaran. Isya mengatakan, Personel TRC ditarik karena berdasarkan informasi BMKG, wilayah Tanjung Jabung Barat sudah memasuki musim penghujan hingga bulan April 2026 mendatang. namun untuk status siaga karhutla tetap diberlakukan hingga akhir desember 2025. BACA JUGA:Cuaca Panas Selimut Sarolangun, Kebakaran Lahan Diduga Ulah Warga Sementara total luas lahan terbakar sepanjang Tahun 2025 di wilayah kabupaten Tanjung Jabung Barat, seluas 75 hektare yang umumnya lahan terbakar merupakan lahan semi gambut. Untuk kebakaran besar yaitu di Desa Terentang Kecamatan Betara yang mencapai 26 hektare. “Untuk sementara pasukan kita Tim Reaksi Cepat atau BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat itu mulai bulan Agustus kemaren awal itu sudah di tarik kembali dengan keterangan dari BMKG itu terjadinya hujan terus menerus sampai bulan 4 Tahun depan jadai kami tarik untuk sementara namun, siaga tetap sampai bulan 12,” ujar M. Isya KABID kesiapsiagaan dan Sapras BPBD Tanjab Barat BACA JUGA:Kebakaran Lahan Tahura Kurun Waktu 5 Bulan, 57,5 Hektar Ditemukan TerbakarLahan Terbakar di Tanjabbar Capai 75 Hektare, Terbesar di Desa Terentang
Sabtu 27-09-2025,11:54 WIB
Reporter : Dodi Saputra
Editor : Suci Mahayanti
Kategori :
Terkait
Sabtu 11-04-2026,11:06 WIB
Masuk Musim Kemarau, Wali Kota Maulana Imbau Masyarakat Waspada Terhadap Bencana Kebakaran
Sabtu 11-04-2026,10:58 WIB
Tragedi Kebakaran di Mendalo Indah, Satu Warga Meninggal – Wakil Bupati Turun Langsung Salurkan Bantuan
Selasa 31-03-2026,13:09 WIB
Kobaran Api Hanguskan Bedeng Lima Pintu di Thehok
Kamis 26-03-2026,12:14 WIB
Tak Ada Pemadam, Warga Gunakan Teng Semprot Padamkan Api, Rumah Peri Ludes
Jumat 13-03-2026,10:36 WIB
Kebakaran Hebat Hanguskan 15 Rumah Warga di Pandan Jaya, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Terpopuler
Selasa 14-04-2026,17:14 WIB
Imbas Konflik Timur Tengah, Harga Jual Plastik di Batang Hari Naik Rp. 60 Ribu Per Kilogram
Selasa 14-04-2026,14:15 WIB
Ini Pemicu Awal Bentrok Warga SAD dan pihak Keamanan PT SAL
Selasa 14-04-2026,18:02 WIB
Rp. 3,8 Miliar Dialokasikan Pemerintah Pusat Untuk Jalan Perkebunan di Batang Hari
Rabu 15-04-2026,09:46 WIB
OJK Perkuat Regulasi Tata Kelola Dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan Dan Dana Pensiun
Rabu 15-04-2026,09:43 WIB
OJK Dukung Akselerasi Program 3 Juta Rumah Melalui Sinergi Dan Penguatan Kebijakan SLIK
Terkini
Rabu 15-04-2026,09:47 WIB
Harga Gas Melonjak Liar di Kerinci, Tembus Rp40 Ribu per Tabung
Rabu 15-04-2026,09:46 WIB
OJK Perkuat Regulasi Tata Kelola Dan Pengawasan Industri Perasuransian, Penjaminan Dan Dana Pensiun
Rabu 15-04-2026,09:43 WIB
OJK Dukung Akselerasi Program 3 Juta Rumah Melalui Sinergi Dan Penguatan Kebijakan SLIK
Rabu 15-04-2026,09:37 WIB
OJK Luncurkan Roadmap 2026–2030: Perkuat Pasar Derivatif dan Dorong Investasi Berkelanjutan
Rabu 15-04-2026,09:31 WIB