Tingkatkan Akuntabilitas KDKMP, Bendahara Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

Tingkatkan Akuntabilitas KDKMP, Bendahara Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

--

JAMBI, JAMBITV.CO - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi meningkatkan peningkatan kompetensi bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui pelatihan dan sertifikasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan bendahara dalam mengelola keuangan koperasi secara tertib, transparan, dan akuntabel.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi, Sardaini, mengatakan penguasaan sistem pengelolaan keuangan menjadi salah satu kemampuan utama yang harus dimiliki bendahara KDKMP, terutama menjelang operasional koperasi.

BACA JUGA:PresidenPrabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih, Sekda Sudirman Targetkan 1.500 Koperasi Beroperasi di Jambi

“Diharapkan ke depan memang benar-benar bendahara ini menguasai sistem pengelolaan keuangan,” kata Sardaini.

Pelatihan dan Sertifikasi Peningkatan Kompetensi Bendahara KDKMP melalui Dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 26 hingga 29 Oktober 2026, di Hotel Aston Jambi.

Menurut Sardaini, kegiatan ini tidak hanya memberikan pembekalan kepada peserta, tetapi juga mengukur kompetensi mereka melalui proses sertifikasi. Pada akhir pelatihan, peserta akan mengikuti ujian yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).

“Nanti mereka bersertifikat, nanti dites di akhir, ujian oleh lembaga LSP,” ujarnya.

Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, para bendahara mampu mencapai prestasi yang baik ketika koperasi mulai beroperasi. Kemampuan mengelola keuangan dinilai penting agar aktivitas koperasi dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sardaini juga menekankan pentingnya kerja sama antara bendahara, manajer, dan pengurus koperasi. Menurutnya, kemudahan operasional KDKMP perlu didukung koordinasi yang baik di antara pihak-pihak yang menyelenggarakan kegiatan koperasi.

Disegerakan berkolaborasi dengan manajer nanti, mereka mengelola gerai dan pengurus bersama-sama dengan pengurus,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi sumber daya manusia, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jambi juga terus menjaga kesiapan bangunan KDKMP agar dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan usaha.

Sardaini menyebutkan, sebanyak 395 bangunan telah selesai 100 persen. Sementara itu, terdapat 217 unit yang masih dikejar proses verifikasi dan validasi untuk memastikan kesiapan sebelum dioperasikan.

"Kalau 100 persen itu 395. Itu sudah 100 persen. Namun, di dalam pembangunan itu ada verval. 217 itu yang dikejar sekarang ini, supaya nanti segera dioperasionalkan," jelasnya.

Ia berharap kesiapan sarana dan peningkatan kemampuan pengelola dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, koperasi tidak hanya memiliki bangunan, tetapi juga didukung sumber daya manusia yang mampu menyelenggarakan administrasi dan pengelolaan keuangan secara profesional.

Sementara itu, Asisten Deputi Pemasaran pada Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi, Fiter Beresman Silaen, mengatakan bendahara memiliki peran penting dalam menjaga akuntabilitas koperasi.

“Akuntabilitas ini salah satunya di pengurus itu ada di bendahara. Nah, mereka bisa mengerti arus kas, pencatatan, terus bagaimana akuntansi pajak dan lain sebagainya,” kata Fiter.

Ia berharap pelatihan dan sertifikasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan serta kompetensi bendahara, sehingga mereka siap mendukung pengelolaan KDKMP secara bertanggung jawab.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: