Warga Penyengat Olak Demo, Bupati Muaro Jambi Tutup Sementara Tambang Pasir

Warga Penyengat Olak Demo, Bupati Muaro Jambi Tutup Sementara Tambang  Pasir

--

MUARO JAMBI,JAMBITV.CO,– Aksi ratusan warga Penyengat Olak pada Senin (26/10) akhirnya direspons Bupati Muaro Jambi Bambang Bayu Suseno. Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memutuskan menutup sementara operasional Tambang pasir di tengah polemik aktivitas penambangan pasir yang dipersoalkan warga.

Penutupan sementara ini menjadi langkah awal pemerintah daerah untuk merespons tuntutan masyarakat. Namun, keputusan tersebut belum menjawab tuntutan utama warga yang menginginkan kepastian terkait penghentian aktivitas penambangan pasir.

 

Pemkab Muaro Jambi menyatakan penutupan sementara dilakukan sembari menunggu keputusan tim terpadu. Pemerintah daerah juga berencana memfasilitasi mediasi dengan mempertemukan pihak-pihak terkait guna mencari jalan keluar atas konflik yang terjadi.

 

Di tengah langkah tersebut, warga masih menanti kepastian. Mereka berharap pemerintah tidak sekadar menghentikan operasional stockpile untuk sementara waktu, tetapi juga memberikan kejelasan mengenai tindak lanjut tuntutan yang telah disuarakan.

 

Aksi unjuk rasa itu turut berdampak pada arus lalu lintas hingga memicu kemacetan. Situasi ini memperlihatkan persoalan aktivitas penambangan pasir di Penyengat Olak belum menemukan titik temu dan membutuhkan penyelesaian konkret.

 

Kini, keputusan tim terpadu dan hasil mediasi yang difasilitasi pemerintah daerah menjadi penentu arah penyelesaian polemik tersebut. Publik menanti apakah penutupan sementara ini akan berlanjut pada keputusan yang memberikan kepastian bagi warga maupun pihak pengelola Tambang pasir.

 

"Aksi ini tidak masalah silahkan,jabatan saya juga untuk masyarakat tidak ada kepentingan saya disini " Tegas Bupati 

 

Pemerintah daerah pun menghadapi tantangan untuk memastikan seluruh aktivitas yang dipersoalkan ditangani sesuai ketentuan, sekaligus menjembatani kepentingan para pihak agar konflik tidak terus berlarut-larut.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: