Angka Ispu di Batang Hari Turun, Kualitas Udara Terpantau Terus Membaik
Angka Ispu Di Batang Hari Turun Kualitas Udara Terpantau Terus Membaik Kabupaten Batang Hari--Jambitv.co
BATANGHARI, JAMBITV.CO - Angka ISPU di Kabupaten Batang Hari terus menurun, dan dari hasil pantauan petugas di lapangan, kualitas udara di daerah setempat kini terpantau terus membaik. Bahkan, kondisi kabut asap yang sebelumnya sangat pekat kini sudah mulai berkurang.
Angka Indeks Standar Pencemaran Udara atau ISPU di Kabupaten Batang Hari kini terpantau terus mengalami penurunan. Bahkan, berdasarkan hasil pemantauan tim laboratorium lingkungan Dinas Lingkungan Hidup yang diterima pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, kualitas udara di Bumi Serentak Bak Regam ini terpantau terus membaik jika dibanding sebelumnya.
Kondisi ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Batang Hari, Asriyal. Menurutnya, angka ISPU yang sempat bertahan di angka 252 pada 17 sampai 18 Oktober 2026 kemarin, pada 18 dan 19 Oktober 2026 sudah menurun di angka 211. Seiring dengan turunnya angka ISPU ini, kabut asap yang sebelumnya terasa sangat pekat kini sudah semakin berkurang.
BACA JUGA:ISPU di Batang Hari Turun ke Angka 211, Kabut Asap Mulai Berkurang
"Terakhir update ISPU kita turun ya di angka 211, dan di sangat tidak sehat. Kalau kita melihat situasi per hari ini, itu ada penurunan ya, penurunan dari asap kita sudah lumayan agak mereda. Sampai saat ini kita tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap untuk memakai masker, dan juga untuk kegiatan yang ada di luar untuk sementara waktu masih belum diperbolehkan," ujarnya.
Hanya saja, meski cenderung menurun, kualitas udara di Kabupaten Batang Hari saat ini belum sepenuhnya membaik lantaran masih berada di zona merah atau dalam kategori sangat tidak sehat. Dengan demikian, masyarakat masih tetap diimbau untuk memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan serta membatasi kegiatan di luar rumah hingga kualitas udara sudah dinyatakan membaik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: