Dinkes Imbau Warga Perhatikan Gizi Seimbang

Dinkes Imbau Warga Perhatikan Gizi Seimbang

--

JAMBI, JAMBITV.CO - Dinas Kesehatan Provinsi Jambi mengimbau masyarakat agar memperhatikan gizi seimbang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, agar tubuh menjadi sehat.

Kepala Dinkes Provinsi Jambi Dr.dr. Ike Silviana, MKM, Sp.KKLP, FISQua mengatakan, gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan mempertahankan berat badan normal. Dengan memperhatikan gizi seimbang dapat mencegah masalah gizi.

BACA JUGA: Dinkes Ajak Masyarakat Kenali Gejala TBC dan Tuntaskan Pengobatan

Lalu apa yang harus kita lakukan jika ingin tetap sehat?

1. Syukuri dan nikmati aneka makanan

Nikmatnya makan ditentukan oleh keseimbangan kombinasi anekaragam (makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah-buahan) dan bumbu, cara pengolahan, penyajian makanan yang sehat dan suasana makan. Cara makan yang baik adalah makan yang tidak terburu-buru dengan demikian makanan dapat dikunyah, dicerna dan diserap oleh tubuh dengan lebih baik.

2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan

Secara umum, sayuran dan buah-buahan merupakan sumber berbagai vitamin, mineral, dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayuran dan buah-buahan berperan sebagai antioksidan atau penakal senyawa jahat dalam tubuh.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) secara umum menganjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan untuk hidup sehat sejumlah 400 gram perorang perhari, yang terdiri dari 250 gram sayur (setara dengan 21/2 porsi atau 21/2 gelas sayur setelah dimasak dan ditiriskan), dan 150 gram buah (setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang atau 11/2 potong pepaya ukuran sedang atau 3 buah jeruk ukuran sedang).

Bagi orang Indonesia dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 gram perorang perhari bagi anak balita dan anak usia sekolah, dan 400-600 g perorang perhari bagi remaja dan orang dewasa. Sekitar dua-pertiga dari jumlah anjuran konsumsi sayuran dan buah-buahan tersebut adalah porsi sayur.

3. Sediakan lauk pauk yang mengandung protein tinggi

Lauk pauk terdiri dari pangan sumber protein hewani dan pangan sumber protein nabati. Kelompok lauk pauk sumber protein hewani meliputi daging ruminansia (daging sapi, daging kambing, daging rusa dll), daging unggas (daging ayam, daging bebek dll), ikan termasuk seafood, telur dan susu serta hasil olahnya.

Kelompok lauk pauk sumber protein nabati meliputi kacang-kacangan dan hasil olahnya seperti kedele, tahu, tempe, kacang hijau, kacang tanah, kacang pangan merah, kacang hitam, kacang tolo dan lain-lain.

Kebutuhan pangan hewani 2-4 porsi (setara dengan 70- 40 gr/2-4 potong daging sapi ukuran sedang atau 80-160 gr/2-4 potong daging ayam ukuran sedang atau 80-160 gr/2-4 potong ikan ukuran sedang) sehari, dan pangan protein nabati 2-4 porsi sehari (setara dengan 100-200 gr/ 4-8 potong tempe ukuran sedang atau 200-400 gr/ 4-8 potong tahu ukuran sedang) tergantung kelompok umur dan kondisi fisiologis (hamil, menyusui,lansia, anak, remaja, dewasa).

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: