Angin Kencang dan Sulitnya Akses, Damkar Berjuang Jinakkan Api di Tanjung Johor

Angin Kencang dan Sulitnya Akses, Damkar Berjuang Jinakkan Api di Tanjung Johor

Dibantu warga, petugas berupaya padamkan api--Agus tri

JAMBI, JAMBITV.CO – Kebakaran lahan terjadi di empat titik wilayah Kota JAMBI, Senin (19/10/2026). Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota JAMBI mengerahkan 13 armada dan sekitar 40 personel untuk melakukan pemadaman.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jambi, Mustari Affandi, mengatakan kebakaran terjadi di RT 16 Kelurahan Buluran Kenali, RT 15 Kelurahan Paal Lima, serta RT 06 Kelurahan Tanjung Johor dan Kelurahan Kenali Besar.

Dari empat lokasi tersebut, kebakaran di Tanjung Johor menjadi perhatian karena luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare.

BACA JUGA:Tinjau Korban Kebakaran Tanjung Raden, Wali Kota Maulana Dorong Penguatan Layanan Damkar

“Untuk saat ini, di Tanjung Johor kita masih melakukan pemadaman karena jarak jangkau ke titik api sangat sulit sekali,” ujar Mustari.

Menurutnya, petugas berupaya mencegah api merambat ke permukiman warga. Sejumlah bangunan dilaporkan berhasil diproteksi agar tidak ikut terbakar.

Mustari menduga kebakaran lahan dapat dipicu oleh aktivitas manusia, seperti membakar sampah yang kemudian ditinggalkan, pembakaran yang disengaja, maupun puntung rokok yang dibuang sembarangan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih perlu dipastikan.

BACA JUGA:Hari Ketujuh, Karhutla di TN Berbak Sembilang Belum Padam, Tim Gabungan Terkendala Air dan Medan

Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin kencang.

“Dalam kondisi saat ini, kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat membakar sampah dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” katanya.

Mustari memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut. Petugas masih berupaya memadamkan api dan melakukan langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas ke bangunan milik warga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: