Kemarau Melanda, 300 Hektare Lahan Padi di Muara Bulian Terdampak Kekeringan
Kemarau Melanda, 300 Hektare Lahan Padi di Muara Bulian Terdampak Kekeringan--Jambitv.co
BATANGHARI, JAMBITV.CO - Kemarau panjang menyebabkan sekitar ratusan hektare lahan padi sawah di Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari, kini terdampak kekeringan. Selain turunnya produksi padi, para petani kini juga terancam terdampak gagal panen.
Lahan persawahan yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda Kabupaten Batang Hari, kini semakin meluas. Bahkan, kurang lebih sekitar 300 hektare lahan padi milik petani di Pasar Terusan, Kecamatan Muara Bulian, kini sudah terdampak kekeringan.
Salah satunya seperti yang diungkapkan Rony, salah seorang petani di wilayah setempat. Bahwa kekeringan ini terjadi setelah daerah setempat dilanda musim kemarau selama kurang lebih empat bulan terakhir. Kondisi ini juga diperparah setelah sungai yang selama ini menjadi sumber pengairan persawahan mereka, sudah mulai mengering.
BACA JUGA:Dampak Musim Kemarau Debit Sungai Batanghari Menurun, Muaro Jambi Hadapi Krisis Air Bersih
"Iyo. Yo macam itulah, orang ado yang dapat, ado yang idak. Kalau tahun sebelumnya alhamdulillah hasilnya yo memadailah, karno musim penghujan air pun ado. Memadailah, cukuplah makan untuk makan setahun cukup. Sumber air itu dari sungai, sungai tuh lah kering nian, ndak dapet lagi ngisi. Harap hujan turun kalau ado, kalau ndak ado yo," ujarnya.
Selain berdampak terhadap hasil produksi padi yang menurun drastis, petani juga mengaku sangat khawatir lantaran luas lahan yang terancam puso atau mengalami gagal panen semakin meluas. Rony berharap agar Pemkab Batang Hari lebih cepat tanggap untuk membantu para petani, salah satunya menyediakan air untuk lahan persawahan mereka yang terdampak kekeringan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: