Tiga Titik Api Membakar Lahan di Batang Hari, Luas Mencapai 4,5 Hektare

Tiga Titik Api Membakar Lahan di Batang Hari, Luas Mencapai 4,5 Hektare

Tiga Titik Api Membakar Lahan di Batang Hari, Luas Mencapai 4,5 Hektare--Jambitv.co

BATANGHARI, JAMBITV.CO — Tiga titik api ditemukan membakar lahan di Kabupaten Batang Hari, Jambi. Kebakaran tersebut tersebar di tiga kecamatan dengan total luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 4,5 hektare.

Tim gabungan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) kembali melakukan pemadaman setelah menemukan tiga titik api pada Senin, 5 Oktober 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Sholihin, mengatakan tiga titik api tersebut masing-masing ditemukan di Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, serta Desa Kehidupan Baru, Kecamatan Maro Sebo Ilir.

Kebakaran terjadi pada sore hingga malam hari dan melanda lahan perkebunan serta lahan kosong bekas steking.

BACA JUGA:Kebakaran di Depan Eks Kantor Bupati Merangin, Water Cannon Ikut Turun Memadamkan Api

“Ya, memang kemarin semalam kita ada tiga titik api yang dipadamkan Satgas. Yang pertama di Pompa Air dengan luasan lahan tiga hektar. Kemudian di Pematang Gadung itu luasan lahannya sangat kecil, 0,03 hektar. Kemudian yang di Kehidupan Baru SP 5 itu 1,5 hektar,” ujar Sholihin.

Dengan luasan tersebut, total lahan yang terbakar di tiga lokasi diperkirakan mencapai sekitar 4,5 hektare. Seluruh lahan yang terbakar merupakan lahan mineral, dengan sebagian berupa perkebunan dan sebagian lainnya lahan kosong.

Petugas gabungan harus berjibaku melakukan pemadaman hingga malam hari untuk memastikan api tidak kembali meluas.

Berdasarkan informasi dari BPBD Batang Hari, kebakaran di sejumlah lokasi tersebut diduga kuat dipicu aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan oleh oknum warga.

Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik rawan kebakaran untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Batang Hari.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: