Pertamina EP Jambi Perkuat Kader Posyandu, Cegah Stunting di Muaro Jambi

Pertamina EP Jambi Perkuat Kader Posyandu, Cegah Stunting di Muaro Jambi

Pertamina EP Jambi Perkuat Kader Posyandu, Cegah Stunting di Muaro Jambi--Jambitv.co

MUAROJAMBI, JAMBITV.CO– Pertamina EP Jambi Field memperkuat kapasitas kader Posyandu di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi, sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan dan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Upaya itu dilakukan melalui program GERAK BERSANDING (Gerakan Keluarga Berdaya dan Anak Sehat Anti Stunting) dengan menggelar Pelatihan Kader Tangguh pada 29–30 September 2026 di Kantor Desa Kasang Lopak Alai.

Kegiatan tersebut diikuti 40 kader Posyandu dari empat desa, yakni Lopak Alai, Kasang Lopak Alai, Sungai Terap, dan Kota Karang. Masing-masing desa mengirimkan 10 kader.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya memperkuat peran kader di tingkat desa, terutama dalam memberikan edukasi kesehatan, memantau pertumbuhan anak serta mendeteksi faktor risiko kesehatan sejak dini.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis pada September 2025, prevalensi stunting di Kabupaten Muaro Jambi tercatat meningkat dari 12,5 persen menjadi 18,3 persen. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan intervensi hingga tingkat keluarga dan desa.

BACA JUGA:Pertamina Patra Niaga Layani Avtur Perdana di Bandara Muara Bungo, Dukung Konektivitas Udara Jambi

Field Manager Pertamina EP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo, mengatakan kader Posyandu memiliki peran penting karena menjadi salah satu pihak yang paling dekat dengan masyarakat.

“Peningkatan kapasitas kader diharapkan dapat memperkuat kemampuan mereka dalam memberikan edukasi, melakukan pemantauan, serta mengenali faktor risiko kesehatan sejak dini,” ujar Kurniawan.

Dalam pelatihan tersebut, para kader tidak hanya mendapatkan materi mengenai pencegahan stunting. Mereka juga dibekali pengetahuan tentang pengelolaan dan pelayanan dasar Posyandu, termasuk peran kader, kelembagaan, alur pelayanan, serta pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat.

Kader juga mendapatkan pemahaman mengenai Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang menerapkan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup. Dengan pendekatan ini, pelayanan Posyandu mencakup berbagai kelompok usia, mulai dari ibu hamil, bayi dan balita, anak usia sekolah dan remaja, usia produktif hingga lansia.

Selain itu, peserta mendapat materi “Kader Siaga: Deteksi Dini dan Respons Pertama pada Kondisi Darurat Ibu dan Anak” yang disampaikan dokter dari Pertamina EP Jambi.

Materi tersebut memberikan pemahaman dasar kepada kader mengenai langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat, termasuk pentingnya tindak lanjut dan rujukan kepada tenaga kesehatan.

Tenaga kesehatan dari Puskesmas Muara Kumpeh dan Puskesmas Kasang Pudak juga turut memberikan materi sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Kumpeh Ulu. Pelatihan kemudian dilengkapi dengan praktik agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan Posyandu.

Kepala Puskesmas Muara Kumpeh, Fadilah, mengatakan pelatihan Posyandu ILP memberikan manfaat bagi para kader karena materi yang diberikan mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan di lapangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: