Al Haris Minta 81 Posko Karhutla Aktif, Warga Diminta Hentikan Pembakaran Lahan

Al Haris Minta 81 Posko Karhutla Aktif, Warga Diminta Hentikan Pembakaran Lahan

Al Haris Minta 81 Posko Karhutla Aktif, Warga Diminta Hentikan Pembakaran Lahan-Arfani-Jambitv.co

KOTAJAMBI,  JAMBITV.CO — Gubernur Jambi Al Haris meminta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diperkuat menyusul kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah di Jambi.

Al Haris menyoroti keberadaan 81 posko karhutla yang telah dibentuk. Ia meminta seluruh posko dipastikan aktif dan personelnya benar-benar berada di lapangan untuk mempercepat respons terhadap setiap titik kebakaran.

Menurut Al Haris, kondisi karhutla saat ini cukup berat karena kebakaran terjadi di sejumlah daerah. Berdasarkan informasi dari BMKG, asap dari luar daerah juga terbawa hingga ke wilayah Jambi dan turut memperburuk kondisi udara.

Karena itu, Al Haris mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, termasuk membakar sampah secara sembarangan. Menurutnya, asap dari pembakaran dalam skala kecil sekalipun dapat memperparah kondisi kabut asap ketika bercampur dengan asap dari kebakaran lainnya.

"Intinya satu, kita tidak usah bicara asap sumbernya dari mana. Tugas kita padamkan api dan kerjakan terus ke masyarakat sosialisasi bahwa bencana karhutla luar biasa. Kita minta warga jangan lagi ada yang membakar hutan," ujar Al Haris.

BACA JUGA:HUT ke-81 TNI, Al Haris Apresiasi Pengabdian Prajurit dan Perkuat Sinergi Jaga Jambi

Kabut Asap Berdampak pada Kesehatan hingga Ekonomi

Kabut asap akibat karhutla disebut telah menimbulkan dampak luas bagi masyarakat Jambi, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga aktivitas ekonomi.

Kualitas udara yang memburuk dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan. Kondisi kabut asap juga mengganggu aktivitas pendidikan serta berpotensi berdampak pada aktivitas penerbangan dan perekonomian masyarakat.

Pemerintah pun mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya karhutla. Upaya pemadaman api dinilai perlu dibarengi dengan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.

Al Haris meminta seluruh posko karhutla bergerak aktif dan cepat merespons setiap laporan kebakaran. Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar lahan, terutama saat musim kemarau.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: