Karhutla di Batang Hari Meluas, 16,55 Hektare Lahan Terbakar dalam Sehari

Karhutla di Batang Hari Meluas, 16,55 Hektare Lahan Terbakar dalam Sehari

Karhutla di Batang Hari Meluas, 16,55 Hektare Lahan Terbakar dalam Sehari-Pirdana Atrio-Jambi TV

BATANG HARI, JAMBITV.CO – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Batang Hari. Dalam sehari, tepatnya pada Selasa, 29 September 2026 kemarin. Total luas lahan yang terbakar, diperkirakan mencapai 16,55 hektare.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Asriyal mengatakan. Sedikitnya ada lima titik kebakaran yang ditemukan pada Selasa kemarin, sejumlah titik api tersebut tersebar di tiga Kecamatan.

“Lima titik api tersebut tersebar di Kecamatan Muara Tembesi, Mersam, dan Kecamatan Muara Bulian. Kebakaran terjadi di kawasan semak belukar maupun lahan kosong,”ujarnya, Rabu (30/09/2026).

Ia menjelaskan, di Kecamatan Muara Tembesi, kebakaran terjadi di Desa Jebak dengan luas lahan yang terbakar mencapai 10 hektare. Sementara di Desa Pematang V Suku, sekitar 1 hektare. Kemudian di Kecamatan Mersam, berlokasi di Desa Pematang Gadung dengan luas lahan terbakar sekitar 1,5 hektare.

“Sedangkan di Kecamatan Muara Bulian, ditemukan di Desa Malapari dengan luas lahan yang terbakar sekitar 4 hektare, dan di Hutan Lindung Kelurahan Rengas Condong sekitar 0,05 hektare,” jelas Asriyal.

Menurut Asriyal, meluasnya karhutla membuat Tim Satgas Karhutla Kabupaten Batang Hari harus mengerahkan petugas ke sejumlah lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.

“Petugas gabungan berjibaku selama kurang lebih 12 jam untuk memadamkan api. Sekaligus melakukan pendinginan untuk mengantisipasi agar kebakaran tidak semakin meluas,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Batang Hari menduga, kebakaran di sejumlah wilayah tersebut terjadi akibat adanya aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh oknum warga, baik secara sengaja maupun karena kelalaian.

Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan penyebab masing-masing titik kebakaran. Disamping itu, BPBD bersama Tim Satgas Karhutla Kabupaten Batang Hari juga terus melakukan pemantauan di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: jambitv.disway.id