Antrean BBM Makan Badan Jalan, Jalur Lintas Muaro Jambi Rawan Kecelakaan
Antrean BBM Makan Badan Jalan, Jalur Lintas Muaro Jambi Rawan Kecelakaan-Yasri-Jambitv.co
MUAROJAMBI, JAMBITV.CO -Antrean panjang kendaraan di depan SPBU di Kabupaten Muaro Jambi hingga memakan badan jalan memicu kerawanan kecelakaan. Pengendara sepeda motor diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jalan lintas nasional yang dipadati antrean kendaraan pengisi bahan bakar minyak (BBM).
Antrean kendaraan yang mengular di depan sejumlah SPBU di Kabupaten Muaro Jambi menjadi salah satu titik rawan kecelakaan. Antrean mobil yang menunggu giliran mengisi bahan bakar bahkan memakan sebagian badan jalan, sehingga ruang bagi kendaraan lain untuk melintas menjadi semakin sempit. Situasi ini menjadi semakin berisiko bagi pengendara sepeda motor yang mencoba mencari celah atau mengambil lajur di sekitar antrean.
BACA JUGA:Kecelakaan Di Muara Bulian, Sigra Tabrak Truk Fuso Yang Pakir Di Badan Jalan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muaro Jambi, Aipda Suwondo, mengimbau pengendara agar tidak terburu-buru saat melintas di kawasan tersebut. Pengendara sepeda motor diminta tetap waspada, menjaga kecepatan, serta memperhatikan kondisi lalu lintas sebelum berpindah lajur. Menurutnya, kurangnya kesabaran dan kehati-hatian pengendara ketika melewati antrean kendaraan menjadi salah satu faktor yang kerap memicu kecelakaan. Kondisi jalan yang merupakan jalur lintas nasional, ditambah antrean kendaraan yang mempersempit badan jalan, membuat pengendara harus ekstra hati-hati.
"Menggunakan sepeda motor itu harus tetap waspada, hati-hati. Karena di sepanjang jalan Kabupaten Muaro Jambi ini jalan lintas nasional. Dan di tempat terjadinya kecelakaan ini kebetulan di depan SPBU yang banyak mobil-mobil mengantre di situ, sehingga mempersempit badan jalan. Nah, ini yang sering terjadi, sepeda motor yang kurang sabar sehingga mengambil lajur kurang hati-hati, sehingga terjadi kecelakaan-kecelakaan banyak di depan-depan SPBU yang sedang melakukan antrean BBM," ujarnya.
Petugas mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas. Pengendara sebaiknya tidak memaksakan diri mengambil celah sempit di antara kendaraan yang mengantre.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: