ISPA Kota Sungai Penuh tembus Ribuan Kasus, ini Himbauan Dinkes
ISPA Kota Sungai Penuh tembus Ribuan Kasus, ini Himbauan Dinkes--Jambitv.co
SUNGAIPENUH, JAMBITV.CO – Dampak dari Kebakaran Hutan dan Lahan di Sejumlah Wilayah di Promvinsi jambi menyebabkan Kabut Asap di berbagai Wilayah termasuk Kabupaten Kerinci, saat ini tercatat kualitas udara di Kota Sungai Penuh – Jambi berada dalam rentang Kategori Sedang , dengan ISPU 64,52 perhari ini (17/09/2026).
Dari pemantauan Laporan Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh melalui Puskesmas masing-masing daerah terhadap Jumlah Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) selalu berfluktuatif setiap minggunya dan bahkan cenderung menurun sejak Minggu ke-31 hingga minggu ke-33 di bulan September namun di minggu 34 – 35 ini naik hingga 1159 Kasus.“ Jumlah kasus ISPA terpantau meningkat dari Minggu 33 hingga 35. Mengingat kualitas udara makin naik dengan ISPU tingkat SEDANG diangka 64,52, udara tidak sehat terutama bagi kelompok umur yang Rentan” ujar Kadis Kesehatan Kota Sungai Penuh Gunardi ( Kamis 17/09)
Menurutnya, Kabut Asap yang melanda Kabupaten Kerinci saat ini, bukan hanya berisiko terhadap timbulnya Kasus ISPA tapi juga berdampak pada Kondisi Kesehatan lainnya, seperti Iritasi Mata membuat Mata memerah.
BACA JUGA:Dampak Karhutla, Kabut Asap Pekat Selimuti Muaro Jambi, ISPU Capai Level Berbahaya
Dirinya menyebut bahwa kebanyakan Kasus-kasus Penyakit yang merupakan Dampak Kabut Asap tersebut dapat ditangani dengan Upaya Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan di Puskesmas yang ada di Kabupaten Kerinci.”Dinas Kesehatan selalu memantau secara Mingguan Kasus Penyakit yang berpotensi menjadi wabah melalui Aplikasi SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons) yang secara rutin dilaporkan oleh masing-masing Puskesmas Lingkup Dinas Kesehatan setempat,”Jelasnya.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan terus berupaya mengimbau agar menggunakan masker ketika berada di luar ruangan. Ia mengingatkan agar menghindari Aktivitas di luar Ruangan. ” Kami tetap Menghimbau Masyarakat mengurangi Aktivitas diluar Ruangan dan memakai Masker ketika berada diluar ruangan, namun jika terjadi Gelaja Mata Perih dan Sesak Nafas segera Cek Kondisi Kesehatan di Fasilitas Kesehatan terdekat,” Harapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: