Cegah Paham Radikal, Pemkot Jambi Perkuat Persatuan dan Kohesivitas Masyarakat?
Cegah Paham Radikal, Pemkot Jambi Perkuat Persatuan dan Kohesivitas Masyarakat-Rudiansyah-Jambitv.co
KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Pemerintah Kota Jambi bersama Kesbangpol dan Kasatgaswil Densus 88 Antiteror menggelar sosialisasi bahaya radikalisme dan terorisme. Kegiatan ini menjadi langkah pemerintah dalam memperkuat kerukunan serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penyebaran paham radikalisme dan terorisme.
Kegiatan digelar di Aula Bappeda Kota Jambi, Rabu pagi, 9 September 2026. Kegiatan dibuka langsung Wali Kota Jambi Maulana dan dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Kota Jambi, Kasatgaswil Densus 88 Antiteror Jambi, instansi terkait, serta sejumlah unsur masyarakat dan mahasiswa. Dalam kegiatan ini, Wali Kota Jambi Maulana menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat kedekatan antarwarga. Salah satu upaya yang didorong adalah melalui program prioritas Kampung Bahagia yang diarahkan untuk meningkatkan kohesivitas sosial di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, warga didorong untuk aktif bermusyawarah, bergotong royong, serta membangun komunikasi dan kedekatan sosial di lingkungan masing-masing. Dengan kohesivitas sosial yang kuat, masyarakat diharapkan memiliki rasa memiliki terhadap lingkungan, sekaligus lebih peka terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
BACA JUGA:Bangun Generasi Berkarakter, Wawako Azhar Hamzah Ajak Pelajar Tolak Radikalisme
"Ruang bersama menjadi terpecah dan kepercayaan antarwarga menurun jika kerukunan rapuh," kata Wali Kota Jambi Maulana.
Maulana menambahkan, penguatan kohesivitas sosial juga diimbangi dengan peningkatan keamanan berbasis partisipasi masyarakat, di antaranya melalui pemanfaatan CCTV yang terintegrasi serta pengelolaan kebersihan lingkungan secara bersama-sama. Langkah ini diharapkan membuat kondisi lingkungan warga lebih terpantau, sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam mencegah potensi penyebaran paham radikalisme dan terorisme sejak dini.
Pemerintah Kota Jambi menilai pencegahan radikalisme dan terorisme tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, namun juga memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Dengan memperkuat kerukunan, gotong royong, dan kewaspadaan di lingkungan, potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah sejak dini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: