Tahura Batanghari Kembali Terbakar, 101 Petugas Gabungan Dikerahkan Padamkan Api
Tahura Batanghari Kembali Terbakar, 101 Petugas Gabungan Dikerahkan Padamkan Api--Jambitv.co
BATANGHARI, JAMBITV.CO - Titik api kembali muncul di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Syaifuddin Jambi di Kabupaten Batang Hari. Sebanyak 101 petugas gabungan diterjunkan untuk melakukan pemadaman di lokasi kebakaran.
Kasus kebakaran kembali ditemukan di kawasan Taman Hutan Raya atau Tahura Sultan Thaha Syaifuddin Jambi di Kabupaten Batang Hari. Kali ini, tepatnya Kamis, 10 September 2026, kemunculan titik api terpantau berkobar di kawasan Pal 10. Menindaklanjuti informasi tersebut, sebanyak 101 petugas gabungan Satgas Karhutla di daerah setempat diterjunkan ke lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman.
Petugas yang dikerahkan terdiri dari BPBD, pemadam kebakaran, TNI, dan Manggala Agni. Sejumlah kendaraan operasional, termasuk mobil tangki pemadaman milik BPBD, Dinas Damkarmat, dan TNI, serta peralatan pemadaman lainnya diterjukan ke lokasi kebakaran untuk mendukung proses pemadaman titik api.
BACA JUGA:Kebakaran Hebat di Pancakarya Jambi, 1 Bangunan dan 5 Kios Ludes Terbakar
"Berdasarkan informasi, ada titik api yang menyebabkan kebakaran. Hari ini personel gabungan langsung dikerahkan ke lokasi Tahura. Dari TNI sendiri kita turunkan sekitar 75 orang ditambah dua unit mobil tangki untuk penguatan pemadaman. Kawasan ini memang jadi atensi kita. Petugas sudah disiagakan di area Tahura ini sekitar dua minggu. Koordinasi di lapangan terus kita jalankan sesuai teknis agar penyebaran api bisa dilokalisir dan pemadaman maksimal," ujarnya.
Perwira Penghubung Kabupaten Batang Hari, Mayor Infanteri Widi Purwoko, meminta seluruh petugas untuk memaksimalkan upaya pemadaman serta menjaga keselamatan saat bertugas, mengingat kondisi lahan dan akses jalan di kawasan Tahura yang sulit dijangkau karena berada di wilayah perbukitan. Ia mengaku proses pemadaman di kawasan Tahura ini menjadi salah satu fokus utama tim Satgas Karhutla, sebab mereka telah berjibaku dalam dua pekan terakhir untuk memadamkan api di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: