Kebakaran di Pemayung, 7 Hektare Kebun Sawit dan Jabon Terbakar
Kebakaran di Pemayung, 7 Hektare Kebun Sawit dan Jabon Terbakar--Jambitv.co
BATANGHARI,JAMBITV.CO - Tujuh hektar lahan perkebunan kelapa sawit dan tanaman jabon di Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari, terbakar. Petugas gabungan membutuhkan waktu tiga jam untuk memadamkan api.
Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah kabupaten bersama tim gabungan Satgas Karhutla dikerahkan ke lokasi titik kebakaran yang melanda lahan perkebunan kelapa sawit dan tanaman pohon jabon di Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung. Akibatnya, kobaran api membakar lahan seluas kurang lebih tujuh hektar.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Batang Hari, Asriyal, mengatakan kebakaran lahan ini terjadi pada Selasa siang, 8 September 2026, sekitar pukul 11.53 Waktu Indonesia Barat. Kawasan yang terbakar ini merupakan lahan berstatus APL atau Areal Penggunaan Lain. Petugas gabungan pun harus berjibaku selama kurang lebih tiga jam untuk melakukan pemadaman serta pendinginan guna mencegah agar kobaran api tidak meluas.
BACA JUGA:Wabup Muaro Jambi Turun ke Lokasi Kebakaran, Rumah Korban Diperintahkan Dibangun Permanen
"Kondisinya ramai sekali, warga antusias sekali, ada yang melihat, ada yang melintas di jalan Lubuk Ruso itu. Ketika api membakar kayu yang berada di pinggir jalan itu, naasnya ibu dan dua orang anaknya yang melintas di jalan Lubuk Ruso itu saat itu juga yang menggunakan sepeda listrik tertimpa pohon yang lapuk yang terbakar. Setelah itu, petugas gabungan mengevakuasi korban itu ke puskesmas," ujarnya.
Menurut Asriyal, kebakaran ini diduga berasal dari tumpukan sampah yang dibakar di lahan tersebut. Akibatnya, kobaran api pun membesar dan tidak terkendali hingga merambat ke lahan perkebunan yang telah ditanami kelapa sawit dan pohon jabon. Atas kejadian ini, ia pun mengimbau warga untuk tetap meningkatkan kewaspadaan serta tidak lagi melakukan aktivitas pembakaran di lahan perkebunan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: