Zero Tolerance Geng Motor, Polres Batang Hari : Anak Bawa Sajam Tetap Diproses Hukum

Zero Tolerance Geng Motor, Polres Batang Hari : Anak Bawa Sajam Tetap Diproses Hukum

Zero Tolerance Geng Motor, Polres Batang Hari : Anak Bawa Sajam Tetap Diproses Hukum-Pirdana Atrio-Jambi TV

BATANG HARI, JAMBITV.CO – Kepolisian Resor (Polres) Batang Hari menegaskan komitmennya memberantas aksi geng motor dan gangster yang belakangan dinilai meresahkan masyarakat. Dalam upaya tersebut, Polres menerapkan kebijakan Zero Tolerance, termasuk terhadap pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur apabila kedapatan membawa senjata tajam (sajam).

 

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Batang Hari, AKP Harianto Sitepu mengatakan. Bahwa pola penanganan terhadap aksi geng motor kini diperketat, untuk memberikan efek jera kepada para pelaku.

 

“Kami menerapkan zero tolerance terhadap aksi geng motor. Remaja atau anak di bawah umur yang kedapatan membawa senjata tajam tidak lagi hanya diberikan pembinaan, tetapi akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Harianto Sitepu.

 

Menurutnya, langkah tersebut diambil sebagai bentuk komitmen Polres Batang Hari dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menekan potensi tindak kriminal yang melibatkan kelompok geng motor.

 

Selain menindak pelaku, polisi juga akan mendalami asal-usul senjata tajam yang berhasil diamankan. Penyelidikan akan difokuskan untuk mengungkap lokasi pembuatan, jalur distribusi, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyediaan senjata tersebut.

 

“Kami tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan. Asal-usul senjata tajam yang digunakan juga akan kami telusuri, mulai dari tempat pembuatannya, jalur peredarannya, hingga siapa saja yang terlibat dalam penyediaannya,” ujarnya.

 

Berdasarkan hasil pemetaan kepolisian, aktivitas geng motor di wilayah Kabupaten Batang Hari paling sering terjadi pada malam akhir pekan, khususnya Sabtu malam dan Minggu dini hari.

 

Sehingga untuk mengantisipasi aksi tersebut, Polres Batang Hari akan meningkatkan patroli gabungan bersama Pemerintah Kabupaten Batang Hari, TNI, serta melibatkan pemerintah desa apabila diperlukan.

 

“Patroli akan kami intensifkan, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan. Kami juga akan memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, hingga pemerintah desa untuk mencegah munculnya aksi geng motor,” pungkas AKP Harianto Sitepu.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: jambitv.disway.id

Berita Terkait