Jalan Nasional Dipenuhi Lumpur, Pengendara Terancam Celaka Di Parit Culum II

Jalan Nasional Dipenuhi Lumpur, Pengendara Terancam Celaka Di Parit Culum II

Jalan Nasional Dipenuhi Lumpur, Pengendara Terancam Celaka Di Parit Culum II-Wahyu-Jambitv.co

TANJABTIMUR, JAMBITV.CO – Kondisi memprihatinkan terjadi di Jalan Lintas Nasional Jambi–Muara Sabak, tepatnya di Kelurahan Parit Culum II, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Ruas jalan yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat kini berubah licin dan dipenuhi lumpur saat hujan turun, sehingga membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

Lumpur tebal yang menutupi badan jalan diduga berasal dari aktivitas kendaraan proyek pembangunan pabrik CPO (Crude Palm Oil) yang keluar masuk area pembangunan. Tanah yang terbawa ban kendaraan bercampur dengan air hujan hingga membuat permukaan jalan menjadi becek, licin, dan rawan kecelakaan.

Kondisi tersebut membuat para pengendara, terutama pengguna sepeda motor, merasa waswas saat melintas. Tidak sedikit pengendara yang nyaris terjatuh akibat kehilangan kendali di atas jalan berlumpur.

“Saat hujan turun, jalan jadi sangat licin. Pengendara motor banyak yang hampir jatuh karena lumpur menutupi badan jalan. Ini sangat membahayakan,” ujar salah seorang warga setempat.

Warga menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut keselamatan masyarakat. Selain mengganggu aktivitas pengguna jalan, kondisi jalan yang kotor dan licin juga dinilai dapat memicu kecelakaan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan korban luka hingga korban jiwa.

BACA JUGA:Protes Operasional PT.SMM, Masyarakat Pelawan Jaya Tutup Akses jalan Sumatera di Sarolangun

Masyarakat pun meminta pihak perusahaan maupun pengelola proyek pembangunan pabrik CPO segera bertanggung jawab atas dampak aktivitas kendaraan proyek yang menyebabkan jalan umum menjadi kotor dan berbahaya.

Warga mendesak agar pihak perusahaan rutin membersihkan lumpur di badan jalan, melakukan penyiraman serta pencucian jalan, dan memastikan kendaraan proyek tidak membawa material tanah keluar dari area pembangunan.

“Kalau terus dibiarkan, bukan tidak mungkin akan terjadi kecelakaan fatal. Perusahaan jangan tutup mata, harus ada tanggung jawab untuk menjaga keselamatan pengguna jalan,” tegas warga lainnya.

Selain itu, masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas proyek tersebut agar keselamatan pengguna Jalan Lintas Jambi–Muara Sabak tetap terjamin dan masyarakat dapat berkendara dengan aman serta nyaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: