BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Kerinci

BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Kerinci

BMKG: Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Ancam Kerinci-Dewi Wilona-Jambitv.co

SUNGAIPENUH, JAMBITV.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca buruk yang diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Kerinci pada Kamis 23 April 2026, dini hari pukul 00.15 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauan terkini, sejumlah wilayah di Kerinci masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Kondisi ini diperkirakan mulai meningkat sekitar pukul 00.25 WIB.

Adapun wilayah yang masuk dalam potensi terdampak meliputi Danau Kerinci, Air Hangat, Batang Merangin, dan Air Hangat Timur. Cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berlangsung dalam durasi relatif singkat, namun tetap berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat pada malam hari.

BACA JUGA:Pemkot Sungai Penuh - Unaja Jalin Kerja Sama Perkuat Pengembangan SDM Daerah

BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin terjadi, seperti genangan air, jalanan licin, hingga potensi tumbangnya pohon akibat hembusan angin kencang. Warga juga diimbau untuk menghindari aktivitas di luar ruangan saat kondisi cuaca memburuk, terutama di area terbuka yang rawan sambaran petir.

Pengguna jalan diminta lebih berhati-hati saat berkendara pada malam hari karena hujan lebat dapat menurunkan jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan. Sementara itu, masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan dan kawasan rawan lainnya juga diminta untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara tiba-tiba.

BMKG menegaskan akan terus melakukan pemantauan kondisi atmosfer dan memperbarui informasi cuaca apabila terjadi perkembangan signifikan. Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: