Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik Signifikan di Batang Hari

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik Signifikan di Batang  Hari

Harga Gas Elpiji Nonsubsidi Naik Cukup Signifikan di Batang Hari-Pirdana Atrio-Jambi TV

BATANG HARI, JAMBITV.CO - Selain bahan baku seperti plastik dan kedelai impor, perang antara negara Iran dengan Israel - Amerika Serikat. Kini juga sangat berimbas terhadap kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi di Indonesia. Bahkan kondisi ini juga cukup berimbas terhadap para pedagang di Kabupaten Batang Hari.

 

Harga ini naik signifikan, terutma gas elpiji ukuran 5,5 kilogram, sampai 12 kilogram. Kenaikan harga ini juga dinilai terjadi secara tiba-tiba dalam beberapa hari terakhir. Yakni naik sekitar Rp. 20 ribu sampai Rp. 30 ribu per tabung.

 

Seperti yang diakui oleh Salinah, seorang penjual gas nonsubsidi di Muara Bulian. Bahwa saat ini, harga gas 5,5 kg yang sebelumnya Rp. 110 ribu Kini naik menjadi Rp. 130 ribu pertabung.

 

“Kalau gas elpiji ukuran 12 kilogram, sebelumnya Rp. 220 ribu. Kalau saat ini sudah naik jadi Rp. 250 ribu pertabung,” ungkapnya.

 

Akibat kenaikan harga ini, Salinah mengaku sangat berimbas terhadap daya beli gas nonsubsidi yang menurun drastis. Dimana dari sebelumnya bisa terjual sebanyak 10 tabung per hari, kini hanya bisa terjual sekitar 1 sampai 2 tabung saja.

 

Ini bukan naik, tapi ganti harga. Soalnya harganya naik tiba-tiba,” ujarnya.

 

Salinah memastikan, sebelum melonjaknya harga gas nonsubsidi tersebut. Ia mampu menyediakan pasokan gas 12 kg sebanyak 100 tabung. Sedangkan gas elpiji 5,5 kg, sebanyak 20 tabung. Namun dengan kondisi saat ini, tidak menutup kemungkinan ia akan mengurangi persediaan pasokan gas.

 

“Sejak harga naik saya belum belanja, stok yang ada aja belum habis. Sekarang hampir tidak ada lagi yang beli, ditambah lagi harga bahan lainnya ikut naik,” jelasnya.

 

Tak hanya itu, kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi inipun juga dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga di daerah setempat. Sebab kondisi ini akan berdampak terhadap pengeluaran biaya kebutuhan rumah tangga.

 

“Tentu akan berdampak terhadap kami pengguna gas nonsubsidi. Pengeluaran kebutuhan rumah tangga tentunya akan bertambah signifikan,” kata Titik, warga Muara Bulian.

 

Dengan kondisi ini, para pedagang maupun warga di Kabupaten Batang Hari berharapa kepada Pemerintah Pusat. Untuk segera mengatasi persoalan ini, agar harga gas elpiji nonsubsidi dapat kembali normal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: jambitv.disway.id