TPP ASN Jambi Belum Cair, Terkendala Persetujuan Pusat. Sekda Sudirman: ASN harus Bersabar, TPP Segera Cair.

TPP ASN Jambi Belum Cair, Terkendala Persetujuan Pusat. Sekda Sudirman: ASN harus Bersabar, TPP Segera Cair.

--

KOTA JAMBI- Tunjangan pendapat pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Jambi yang belum cair selama tiga bulan terakhir dipastikan masih dalam proses administrasi. Pemerintah daerah menegaskan keterlambatan ini bukan disebabkan oleh ketiadaan anggaran, melainkan karena masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Keuangan serta persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.

Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan dana TPP sebenarnya telah tersedia dan siap dibayarkan. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu proses dari pemerintah pusat.

“TPP ASN itu persoalannya bukan tidak dibayar, insyaallah uangnya sudah tersedia. Yang menjadi soal itu sampai hari ini rekomendasi dari Kementerian Keuangan dan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri belum keluar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan struktur organisasi turut memengaruhi besaran TPP, khususnya pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), sehingga perlu dilakukan penyesuaian.

“Karena dia tidak mengelola pendapatan, makanya 60 persen upah pungutnya harus ditambah dari TPP. Nah karena ada penambahan perolehan TPP dari salah satu OPD itu, BKAD, makanya kita usulkan kembali untuk memperoleh persetujuan,” jelasnya.

Sudirman menegaskan pemerintah tidak dapat membayarkan TPP secara parsial sebelum seluruh persetujuan diterbitkan, guna menghindari risiko di kemudian hari.

“Kalau misalnya kita mendahului membayar, potensinya nanti akan mengembalikan dalam setahun, kasihan ASN. Jadi mohon bersabar dulu sampai keluarnya rekomendasi,” katanya.

Pemerintah Provinsi Jambi pun meminta seluruh ASN untuk bersabar sambil menunggu proses administrasi selesai. Pencairan TPP ditargetkan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

“Kami memahami bahwa TPP itu menjadi andalan pendapatan ASN. Mudah-mudahan dalam bulan April ini sudah bisa terealisasi,” tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: