Kunker Ke Perumdam Tirta Mayang, Wali Kota Jambi Dorong Respon Cepat Terhadap Setiap Pengaduan Masyarakat

Kunker Ke Perumdam Tirta Mayang, Wali Kota Jambi Dorong Respon Cepat Terhadap Setiap Pengaduan Masyarakat

Kunker Ke Perumdam Tirta Mayang, Wali Kota Jambi Dorong Respon Cepat Terhadap Setiap Pengaduan Masyarakat-Kodri-Jambitv.co

KOTAJAMBI, JAMBITV.CO - Pasca melantik Dewan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Mayang periode 2026-2031 beberapa waktu lalu, Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha S.E., M.A, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Perumdam Tirta Mayang, Kamis (26/03/2026).

Hal ini memperlihatkan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi yang juga sekaligus Kuasa Pemilik Modal (KPM) dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih yang merupakan hak dasar bagi masyarakat.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wali Kota Maulana menegaskan bahwa fokus utama ke depan adalah peningkatan layanan air bersih secara maksimal hingga 24 jam penuh, disertai respon cepat terhadap setiap pengaduan masyarakat.

“Hal yang perlu kita fokuskan bersama adalah respon terhadap pengaduan masyarakat harus ditindaklanjuti dengan segera. Jangan menunggu sampai viral baru bergerak. Ini harus menjadi budaya kerja yang cepat dan tanggap,” tegas Maulana.

 BACA JUGA:Walikota Maulana Apresiasi Program “RT 17 Peduli Berbagi”, Contoh Nyata Gotong Royong Warga di Kota Jambi

Selain itu, Wali Kota juga mendorong lahirnya berbagai inovasi pelayanan, termasuk membuka peluang kerja sama dengan investor guna mempercepat pengembangan jaringan air bersih. Menurutnya, potensi sambungan rumah di Kota Jambi masih sangat besar dan harus dimanfaatkan secara optimal.

“Saat ini baru sekitar 107 ribu sambungan rumah, sementara jumlah rumah tangga mencapai kurang lebih 250 ribu, belum termasuk sektor usaha seperti hotel, mal, dan restoran. Ditambah lagi pembangunan perumahan baru yang terus berkembang. Ini adalah peluang pasar yang sangat besar yang harus ditangkap oleh PDAM,” jelasnya.

Maulana juga menekankan pentingnya pemetaan distribusi air secara merata untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait perbedaan tekanan air di berbagai wilayah.

“Masih ada keluhan, di satu tempat air lancar, di tempat lain hanya menetes. Ini harus segera dipetakan dan dicarikan solusi percepatan,” ujarnya.

 BACA JUGA:Sidak Jelang Ramadhan, Walikota Pantau Harga Cabai dan Bawang

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengapresiasi peningkatan kinerja Perumdam Tirta Mayang, khususnya dalam penanganan keluhan selama Ramadan hingga Idul Fitri yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, ada perbaikan signifikan dalam penanganan keluhan. Ini patut diapresiasi, namun tugas kita belum selesai. Ini baru awal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Maulana menerangkan pentingnya penguatan manajemen bisnis proses, mulai dari pengambilan air baku, pengolahan, distribusi, hingga pembayaran oleh pelanggan, agar seluruh proses berjalan efektif dan berdampak pada kesehatan keuangan perusahaan.

Ia juga menyoroti tingkat kebocoran air yang masih mencapai sekitar 35 persen, yang dinilai sebagai tantangan besar yang harus segera diselesaikan melalui investasi dan pembenahan infrastruktur, khususnya jaringan pipa lama.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: