Dramatis! Seekor Tapir Sumatra Terjebak Sumur Tua di Candi Muaro Jambi Berhasil Dievakuasi
Dramatis! Seekor Tapir Sumatra Terjebak Sumur Tua di Candi Muaro Jambi Berhasil Dievakuasi-Yasri-Jambitv.co
MUAROJAMBI, JAMBITV.CO - Seekor satwa langka jenis tapir sumatra berhasil diselamatkan tim gabungan polisi kehutanan dan warga, setelah terjebak di dalam sumur tua di kawasan Candi Muaro Jambi. Evakuasi berlangsung dramatis selama hampir satu jam, demi menyelamatkan satwa dilindungi yang terancam punah tersebut.
Tim penyelamat satwa dari Polisi Kehutanan Provinsi Jambi, bersama warga dan petugas keamanan kawasan Candi Muaro Jambi, berjibaku mengevakuasi seekor tapir sumatra yang terperosok ke dalam sumur tua. Satwa dilindungi ini pertama kali ditemukan warga terjebak di sumur sedalam tiga meter, di area Situs Parit Duku, dekat perkebunan warga di Desa Muaro Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.
Proses evakuasi berlangsung tegang. Petugas harus menurunkan tali dan membuat penopang sementara, agar satwa berbobot ratusan kilogram tersebut dapat diangkat tanpa menyebabkan stres atau cedera. Setelah ditemukan sekitar pukul 22.30 WIB, tapir akhirnya berhasil dievakuasi ke permukaan pada pukul 23.11 WIB. Saat berhasil diangkat, kondisi satwa terlihat sangat lemah, diduga akibat terlalu lama terjebak di dalam sumur tanpa makanan.
BACA JUGA:Piton 6 Meter dalam Sumur Warga, Damkar Kumpeh Ulu Lakukan Evakuasi Menegangkan
“Sekitar jam 4 lewat 28 menit, saudara Jarik nelpon, ada binatang, ternyata ini tapir. Saya telpon Babinsa, ini ada binatang yang dilindungi namanya tapir, tolong hubungi pihak taman rimba, BKSDA. Jadi bapak Babinsa menelpon BKSDA,” ungkap Sugiono, Ketua RT 03 Desa Muaro Jambi.
Setelah dievakuasi, tapir sumatra langsung dibawa petugas ke pusat rehabilitasi satwa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemulihan. Petugas konservasi menegaskan, tapir sumatra merupakan salah satu satwa langka yang populasinya terus menurun di alam liar. Karena itu, respons cepat warga melaporkan kejadian ini dinilai sangat penting, dalam upaya menyelamatkan salah satu spesies kunci hutan Sumatra.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: